Sport / Raket
Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:01 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan berselebrasi usai mengalahkan Pebulu Tangkis Thailand Panitchaphon Teeraratsakul di babak Final Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (25/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Alwi Farhan melaju ke semifinal Australian Open 2026 setelah menaklukkan Lee Chia Hao di Quaycentre, Sydney, pada hari Jumat.
  • Kemenangan dua gim langsung tersebut diraih Alwi berkat strategi permainan disiplin serta kenyamanan kondisi lingkungan selama berada di Sydney.
  • Selanjutnya, Alwi Farhan akan menghadapi wakil Hong Kong, Jason Gunawan, dalam upaya mengamankan tiket menuju babak final turnamen tersebut.

Suara.com - Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, mengungkapkan kenyamanan yang dirasakannya selama berada di Sydney menjadi salah satu faktor yang membantu performanya di Australian Open 2026. Berkat penampilan solid, Alwi berhasil mengamankan tiket ke semifinal turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut.

Bertanding di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Jumat, unggulan ketiga itu menundukkan wakil Taiwan, Lee Chia Hao, dalam dua gim langsung dengan skor 21-18, 21-15.

“Saya sangat menikmati hari-hari saya di Sydney, saya merasakan vibes yang cukup nyaman di sini. Jadi saya berharap saya punya kesempatan bisa bermain bagus dan dapat hasil yang bagus,” kata Alwi dalam keterangan resmi PBSI seusai pertandingan.

Alwi Farhan mengungkap kunci sukses mengalahkan Minoru Koga di Australian Open 2026. Tunggal putra Indonesia melaju ke perempat final usai duel tiga gim. [PBSI]

Hasil tersebut memperpanjang tren positif Alwi sepanjang turnamen. Namun, pebulu tangkis muda Indonesia itu menegaskan belum ingin merasa puas karena masih ada tantangan yang lebih besar menanti di babak berikutnya.

“Pastinya masih belum puas karena masih ada beberapa match yang lebih penting lagi setelah ini. Alhamdulillah bersyukur, rencana Tuhan pasti lebih baik. Semoga di sini hasilnya bisa lebih baik daripada kemarin,” ujarnya.

Menghadapi Lee Chia Hao, Alwi tampil disiplin dan mampu menjalankan strategi dengan baik. Ia berhasil mengantisipasi pola serangan lawan sekaligus menjaga kendali permainan pada momen-momen krusial di kedua gim.

Menurut Alwi, pertandingan tersebut tetap berjalan sulit karena Lee tengah berusaha mengembalikan performa terbaiknya. Selain itu, catatan pertemuan kedua pemain yang cukup berimbang membuatnya harus tampil fokus sejak awal laga.

“Memang belakangan ini Lee Chia Hao sedang kembali mencari bentuk terbaiknya setelah sempat menurun, tapi ini bukan laga yang mudah untuk saya karena rekor pertemuan juga berimbang,” kata Alwi.

“Tapi tadi saya bisa mengantisipasi serangan-serangannya, meredam cara mainnya. Itu yang menjadi keuntungan saya hari ini,” lanjutnya.

Baca Juga: Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026

Kemenangan atas Lee membuat peluang Alwi untuk meraih prestasi terbaik di Australian Open 2026 semakin terbuka. Meski demikian, ia memilih tetap fokus menjalani setiap pertandingan satu per satu demi menjaga konsistensi permainan.

Pada babak semifinal, Alwi akan menghadapi wakil Hong Kong, Jason Gunawan, yang sebelumnya menyingkirkan pemain China, Hu Zhe An, melalui pertandingan tiga gim dengan skor 21-23, 21-18, 21-13.

(Antara)

Load More