- Sebanyak 360 siswa SD dan MI mengikuti MilkLife Festival SenengMinton 2026 di GOR Djarum Jati, Kudus, pada 17-18 Oktober 2026.
- Ketua Umum PP PBSI, Fadil Imran, mengapresiasi ajang gagasan Djarum Foundation tersebut untuk memperkuat regenerasi atlet bulu tangkis usia dini.
- Festival yang menghadirkan tujuh tantangan fisik ini dimenangkan oleh tim siswa kelas 3 dari SD Unggulan Muslimat NU.
"Ketika mereka sudah senang bermain bulutangkis, secara bertahap mereka akan siap menjalani latihan yang lebih advance hingga nantinya meniti karier sebagai atlet," tambahnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Yuni Kartika, mengatakan festival tersebut juga dirancang sebagai bagian dari jalur pembinaan lanjutan bagi peserta yang ingin mengembangkan kemampuan bermain.
"Kami merancang MilkLife Festival SenengMinton agar siswa kelas 1 sampai 3 menyukai bulutangkis melalui permainan-permainan dasar yang melatih ketenangan, kecepatan, kekuatan dan ketepatan," jelas legenda bulu tangkis putri tersebut.
Peserta yang ingin melanjutkan pembinaan dapat diarahkan mengikuti Kejuaraan SenengMinton, yang menggunakan sistem rally point dengan ukuran setengah lapangan standar.
Minat Bulu Tangkis di Sekolah Terus Berkembang
Minat siswa terhadap bulu tangkis turut dirasakan Islahul Umam, guru pendamping ekstrakurikuler bulu tangkis dari MI NU Baitul Mukminin.
"Dulu mungkin hanya satu atau dua anak, tapi sekarang jumlahnya sudah puluhan," kisah Islahul mengenai lonjakan minat muridnya untuk bergabung ke klub profesional.
Semangat peserta juga terlihat dari penampilan Min Amrina Rosyada, atau Oca, siswa kelas 3 dari SD Unggulan Muslimat NU.
Oca bersama tim sekolahnya menjadi pemenang kategori kelas 3 setelah menyelesaikan tantangan dengan catatan waktu 06:45.74.
"Aku senang ikut SenengMinton dan bangga bisa menang," kata Oca, yang mengaku rutin berlatih servis dan smash di rumah.
Ayahnya, Ahmad Amir Faisol, mengaku bangga atas pencapaian putrinya dan mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang memadukan olahraga dan edukasi tersebut.
Tujuh Tantangan dalam MilkLife Festival SenengMinton
Penilaian dalam MilkLife Festival SenengMinton dilakukan berdasarkan ketepatan dan waktu penyelesaian sejumlah tantangan fisik secara estafet beregu.
Ada tujuh jenis tantangan yang harus diselesaikan peserta, yaitu Service to Target, Shuttle Run, Pyramid Shuttlecock, Throwing The Shuttlecock, Zig Zag Run, Run, dan Drive to Target.
Kudus menjadi kota keempat dalam rangkaian MilkLife Festival SenengMinton 2026, setelah sebelumnya digelar di Purwokerto, Magelang, dan Solo.
Rangkaian festival tersebut dijadwalkan berlanjut ke Semarang pada Desember 2026.