Perpaduan Sirkuit Aspal dan Tanah Jadi Tantangan Pembalap di FIA Rallycross World Cup 2026 Jakarta

Senin, 19 Oktober 2026 | 20:07 WIB
Pereli Sebastien Loeb saat beraksi. [Shutterstock/Rodrigo Garrido]
BACA 10 DETIK
  • Jakarta akan menjadi tuan rumah ajang balap FIA Rallycross World Cup pada 5 hingga 6 Desember 2026.
  • Sirkuit Ancol sepanjang 1,35 kilometer dimodifikasi menggunakan fondasi Formula E dengan tambahan lintasan tanah serta zona lompatan.
  • Tiket ajang internasional tersebut dijual mulai dari harga Rp315.000 hingga kategori VIP seharga Rp24.750.000.

Suara.com - Ajang balap internasional FIA Rallycross World Cup Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 5–6 Desember mendatang. Sirkuit Ancol yang menjadi lokasi balapan menawarkan kombinasi lintasan aspal dan tanah, zona lompatan, serta tantangan strategi melalui joker lap.

Promotor SARGA Motorsport saat ini tengah memodifikasi trek untuk menghadirkan karakter balap rallycross yang berbeda dari kejuaraan sirkuit konvensional.

Deputy Chairman FIA Rallycross World Cup Indonesia, Ricky Wirjan, menjelaskan bahwa sekitar 60–70 persen fondasi sirkuit Formula E sebelumnya masih dimanfaatkan untuk pembangunan lintasan baru.

“Secara keseluruhan, lintasan yang kami gunakan masih mengikuti alur sirkuit yang sudah ada, meskipun terdapat beberapa modifikasi,” beber Ricky di Jakarta, pada Senin (19/10/2026).

Sirkuit tersebut memiliki panjang 1,35 kilometer dengan kombinasi permukaan aspal dan tanah atau gravel. Komposisi lintasan tanah diperkirakan mencapai 30–40 persen.

“Kalau melihat komposisinya, sekitar 30–40 persen lintasan menggunakan tanah, namun area tanah yang digunakan sudah ditentukan dan disesuaikan dengan kebutuhan lintasan,” ucap Ricky.

Zona Lompatan Setinggi Dua Meter

Salah satu daya tarik Ancol Rallycross Circuit adalah keberadaan jumping zone atau zona lompatan di sisi timur lintasan.

Di area tersebut, mobil balap akan melompat ke udara dengan ketinggian yang diperkirakan mencapai dua meter sebelum kembali mendarat di lintasan.

Kombinasi aspal, tanah, tikungan tajam, dan zona lompatan akan menguji kemampuan pembalap dalam menjaga kendali serta traksi mobil sepanjang balapan.

Selain keterampilan mengemudi, rallycross juga menuntut strategi melalui penerapan aturan wajib joker lap.

Setiap sesi balapan akan diikuti delapan mobil yang melakukan start secara bersamaan. Para pembalap harus bersaing sejak awal sekaligus menentukan waktu yang tepat untuk mengambil jalur alternatif.

“Setiap pembalap diwajibkan mengambil joker lap sebanyak dua kali dan tidak boleh melakukannya secara berturut-turut,” kata Ricky menjelaskan aturan balapan.

Joker Lap Jadi Penentu Strategi

Joker lap merupakan jalur alternatif yang berbeda dari rute utama. Penggunaan jalur ini diperkirakan menambah waktu tempuh sekitar dua hingga tiga detik dibandingkan lintasan utama.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com