Sukabumi.suara.com - Buntut dari prank yang dilakukan oleh pasangan Baim Wong dan Paula Verhoven menuai berbagai reaksi dari beberapa pihak. Banyak orang yang tidak setuju dengan apa yang dilakukan oleh pasangan selebriti tersebut.
Banyak pihak yang merasa bahwa itu merendahkan instansi terkait dan juga bahwasanya KDRT bukan lah sebuah bahan candaan.
Uya Kuya presenter yang kerap disebut dengan 'Raja Settingan' tersebut ikut berkomentar mengenai konten yang dibuat Baim dan Paula. Ia merasa jika ia lebih baik dari Baim dan Paula, karena selama ini ia selalu mempertimbangkan etika ketika membuat konten. Walau konten yang ia buat kerap kali disebut alay dan settingan.
"Orang bilang Uya Kuya raja prank, raja settingan, gue sealay-alaynya, mau settingan kayak gimana, gue masih punya etika," ucap Uya Kuya, dalam podcastnya yang diunggah di kanal youtubenya yaitu Uya Kuya TV pada Sabtu (8/10/2022).
Uya menjelaskan jika ia membuat konten tidak merugikan orang lain hanya demi kepentingan pribadi.
"Gue enggak akan merugikan orang lain. Gue bikin buat hiburan, tapi jangan sampai merugikan," ucap Uya Kuya.
Uya kuya bahkan berani berujar jika anak-anaknya nanti tidak akan dibuat malu olehnya karena kesalahan yang dibuat oleh orang tuanya.
"Ya seenggaknya anak gue cuma lihat bapaknya raja settingan sama alay," tutur Uya Kuya.
Video prank yang diunggah oleh kanal youtube Baim Wong dan Paula Verhoven pada 1 Oktober 2022 menuai banyak kontra dari netizen. Pasangan ini dianggap tidak memiliki rasa empati dan dinilai merendahkan kepolisian.
Baca Juga: Viral Video Puan Maharani Gelagapan Pidato Bahasa Inggris, Warganet: Itu Bahasa Inggris Gundul
Walau video yang mereka unggah sudah tidak ada di kanal youtubenya tetapi pasangan ini tetap dipolisikan karena dianggap melakukan pelecehan terhadap instansi negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cara agar Sunscreen Tidak Luntur Saat Berkeringat? Ini 3 Pilihan yang Sweatproof Lengkap Ulasannya
-
Grammy Awards Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance Mulai 2027
-
Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan
-
Mengapa Pengetahuan Masyarakat Adat Penting untuk Mengatasi Krisis Iklim?
-
4 Posisi Cermin di Rumah yang Bisa Datangkan Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
Ulasan Novel Halte Alam Baka, Pertemuan di Batas Dua Dunia yang Mengharukan
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
MAPPA Umumkan Tiga Adaptasi Anime Baru, dari Komedi Gelap hingga Romansa
-
Tips Agar Bedak Tahan Lama Tanpa Pakai Foundation, Ini Rahasia dari Makeup Artist
-
Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?