Sukabumi.suara.com – Beredar video di media sosial belasan rumah di NTT dirobohkan oleh petugas satpol PP, para warga yang terkena peristiwa tersebut meminta tolong kepada Jokowi selakuk Presiden RI.
Video yang diunggah oleh akun @memomedsos di media sosial Instagram Sabtu (22/10/2022) penertiban bangunan semi permanen tersebut dilakukan setelah adanya klaim Pemprov NTT terhadap kawasan yang diakui sebagai milik Dinas Kehutanan Pemprov NTT.
Para warga meminta kepada pemerintah agar bisa memperhatikan nasib warga dan memberikan lokasi untuk dapat ditinggali sebagai tempat tinggal mereka.
Terlihat anak kecil yang berteduh dibawah robohan rumah yang telah dirobohkan oleh petugas satpol PP, tampak dari badan anak kecil yng sangat kedinginan pasalnya kondisi cuaca disana sedang hujan. Terdapat salah satu anak yang menangis di tempat tersebut.
Tampak juga seorang laki – laki yang mewakili semua warga yang rumahnya di gusur oleh petugas satpol PP, sang laki – laki itu juga terlihat menangis dan meminta pertolongan kepada pak jokowi.
“Pak presiden kami mohon pak, ini keterlaluan pemerintah NTT sadis sekali..pak Jokowi kami bukan warga Negara Indonesia apa.? Kami tidak bisa berbuat apa – apa, ini kelakuan pemprov NTT yang menggusur rumah kita tanpa ada persiapan apa – apa. Termika kasih kami mohon kehadiran bapak disini.
Banyak warga yang terlihat sengsara dan kebingungan harus berbuat apa, karena hanya itulah yang sekarang mereka punya. Kita doakan bersama – sama semoga warga yang merasakan peristiwa tersebut bisa diberikan fasilitas layak oleh pemerintah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon