Sukabumi.suara.com - Pada Rabu (9/11/2022) seorang penjual tahu keliling menemukan perempuan lansia yang sedang menggantung terikat di teras rumahnya di kawasan Desa Buniwangi, Kecamatan Gegerbitung.
Diketahui bahwa perempuan lansia tersebut merupakan OA (72) yang ditemukan meninggal dengan terikat. Kapolsek Gegerbitung yaitu IPTU Erman melalui Kanit Reskrim Bripka Yadi Supriyadi mengatakan jika jenazah lansia tersebut ditemukan oleh tukang tahu A (35) yang sedang melintas sekitar pukul 10.40 WIB.
"Jadi penjual tahu itu, saat hendak berjualan melihat seperti ada orang yang menggantung di depan rumah korban," ucap Yadi.
Penjual tahu yang merasa takut langsung melaporkan penemuannya kepada ketua RT setempat.
"Saat dicek ternyata memang benar korban yang berinisial OA itu, sudah menggantung di depan rumah miliknya," bebernya.
"Berdasarkan hasil pengecekan tim dokter Puskesmas Gegerbitung, tidak ditemukan bekas-bekas kekerasan dan luka senjata tajam. Hanya ditemukan bekas ikatan berbentuk V pada bagian leher korban," jelas Yadi dilansir dari sukabumiupdate.com - jaringan suara.com
Pihak keluarga tidak menginginkan jenazah lansia tersebut untuk diautopsi, dan mengajukan permohonan keberatan kepada pihak polisi.
Polisi belum tahu motif dalam meninggalnya lansia tersebut dan untuk sekarang pihaknya masih mendalami dan mencari informasi lebih lanjut lagi.
"Kita belum tahu motifnya. Perkaranya masih kita dalami. Nanti akan kita informasikan kembali yah," jelasnya.
Baca Juga: Ragam Jenis Kurma yang Menjadi Favorit Masyarakat Indonesia
Sumber: sukabumiupdate.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Kalau Semua Orang Mau Naik Transum, Mungkin Kota Kita Tak Semacet Sekarang?
-
Surga Tersembunyi di Jalur Pantura Situbondo:Catatan Perjalanan ke Utama Raya Beach
-
Kumpulan Ide Lomba Agustusan Anak TK yang Mudah dan Seru, Bikin Murid-Murid Antusias
-
Masih Enggan Naik Transportasi Umum? Sudah Saatnya Mengubah Cara Pandang
-
Naik Transportasi Umum, Langkah Sederhana yang Bisa Bikin Kota Lebih Nyaman
-
Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel