Sukabumi.suara.com – Saat ini hal paling dibutuhkan oleh para korban gempa Cianjur yang terjadi pada Senin (24/11/2022), adalah bantuan berupa kebutuhan pokok entah itu pakaian, makanan, dan obat-obatan.
Hingga saat ini, sejumlah donasi dan bantuan memang terus dikerahkan oleh berbagai pihak, pendistribusiannya pun diupayakan agar tersebar secara merata.
Namun, belakangan viral di media sosial mengenai aksi pencegatan mobil bantuan yang dilakukan oleh sekelompok warga di salah satu wilayah Cianjur.
Di Twitter, akun @Kangjaill yang diduga merupakan pihak penyalur bantuan mengunggah video saat dirinya dijegat sejumlah warga saat hendak mengirim bantuan ke sebuah wilayah.
“Kita dijegat ya... orang-orang ini minta bantuan diturunin di sini. Sementara kita Mau ke ujung… orang-orang ini berentiin semua mobil yang ada tanpa terkecuali, ambulan Lokasi tidak jauh dari SMP Terbuka Cigunang Rancagoong. Hati hati buat semua relawan..”tulisnya dalam keterangan yang menyertai video.
Diduga jika para warga tersebut meminta agar sejumlah relawan yang datang menurunkan bantuan di wilayah tersebut. Sementara yang mengirim ingin agar bantuan yang ada sampai langsung ke tangan yang membutuhkan.
“Kita lanjut kita cari jalan lain ya yg penting sampe lokasi yg kita tuju Desa Sarampad Cigunang. Kaga boleh nyerah kita… Bawa amanah orang” ujar pemilik akun yang membagikan video lainnya.
Sementara itu berdasarkan informasi terbaru, sekelompok warga yang viral tersebut sudah berhasil diamankan oleh kepolisian. Mereka juga terlihat mengucap video permintaan maaf yang juga dipublikasi ke publik.
“Kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada semua masyarakat Cianjur yang resah atas perbuatan kami tersebut, dan kami mengakui perbuatan tersebut salah serta tidak akan mengulangi perbuatan.” ujar salah satu pelaku dalam video.
Baca Juga: Ikut Berduka, Presiden China Xi Jinping Berikan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Era Baru Timnas Indonesia, Marc Klok Bicara Chemistry dan Filosofi Jelang FIFA Series 2026
-
Viral! Ibu Kos Rutin Siapkan Buka Puasa Gratis, Penghuni Bongkar Harga: Keuntungannya Seuprit
-
Studio Toge Productions Pertimbangkan Pergi dari Indonesia Usai Ngaku 'Dipalak' Pajak
-
Strategi Live Maraton dan Konten Kreatif Jadi Kunci Dongkrak Transaksi E-Commerce di Musim Ramadan
-
Punya Jam Tangan Rp2,5 Miliar, Berapa Gaji Gubernur Kaltim yang Minta Mobil Dinas Rp8,5 M?
-
Mantan Bos GoTo Bongkar Asal-Usul Dana Rp809 M di Sidang Chromebook: Hasil 32 Juta Lembar Saham Baru
-
Harga Emas Batangan di Pegadaian Rontok Semua, Bisa Borong Lebih Murah!
-
Manchester Is Red! MU Naik ke Peringkat 4 usai Terus Menang
-
Mydervia Gandeng BTL Aesthetics Hadirkan Exion: Solusi Estetika Berbasis AI Pertama di Yogyakarta
-
Kejutan Besar Playoff Liga Champions: Atalanta Menang Dramatis dan Nasib Tragis Juventus di Kandang