Sukabumi.suara.com - Sebuah video viral dimedia sosial memperlihatkan sebuah mobil penjual tahu bulat terbakar. Diduga kebakaran tersebut disebabkan karena kebocoran gas LPG.
Video tersebut pertama kali di unggah oleh akun TikTok @infokrw_tiktok dan di unggah kembali akun Instagram @berita_gosip pada Kamis (09/02/2023).
"Warga dan siswa MTS bantu padamkan mobil penjual tahu bulat yang terbakar," tulisnya dalam video dikutip Sukabumi.suara.com pada Sabtu (11/02/2023).
Awalnya video memperlihatkan mobil pick up penjual tahu bulat yang terbakar, penjual tahu bulat tersebut dengan sigap mengambil gas LPG dari mobil yang terbakar. Penjual tersebut memadamkan api dengan kain basah, tetapi api tidak kunjung padam.
Alhasil warga yang melihat kejadian tersebut langsung berbondong-bondong menolong penjual tersebut. Para warga dengan ember menyiram api tersebut dengan air, tetapi ada yang membuat warganet salah fokus, yaitu seorang pelajar MTS yang ikut membantu para warga memadamkan api tersebut.
Pelajar tersebut terlihat bolak-balik mengambil air dan tanah untuk memadamkan api itu. Hingga akhirnya pelajar tersebut dengan berani mengambil gas yang terbakar dan mengeluarkan dari mobil.
Tak sampai disitu, pelajar tersebut juga memadamkan api itu menggunakan kain basah hingga api tersebut padam. Para warga yang melihat aksi pelajar tersebut memberikan apresiasi dengan bertepuk tangan.
Video tersebut menarik perhatian warganet untuk berkomentar.
"penting nya nonton "simulasi pemadaman kebakaran disekolah," kata warganet.
Baca Juga: Menpora: Iwan Bule Jadi Bagian Sepak Bola Indonesia sampai Kapan Pun
"Yg berani ambil tabung gasnyayg berkobar api jg anak MTs, yg matiin jg anak MTs. Kerennn," tulis warganet lain.
"Keren bgt woy, ini sh bnern skolah g tdur doang," timpal lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim