Keisya Levronka, penyanyi jebolan Indonesia Idol, baru-baru ini menjadi bintang tamu di podcast Marlo Ernesto. Namun, penampilannya ini mendapatkan sorotan setelah Keisya tampak kesal dan menjawab pertanyaan dengan asal-asalan. Dugaan muncul bahwa Keisya bersikap buruk karena dipicu ucapan Marlo yang menyebutnya sebagai 'artis kabupaten'.
Dalam podcast tersebut, Marlo dan Keisya membahas cara Keisya berbicara memakai bahasa gaul Jakarta. Marlo merasa Keisya sebaiknya tidak memaksakan diri untuk mengikuti gaya bicara tersebut lantaran tidak sesuai dengan asal usulnya dari Kota Malang, Jawa Timur.
Marlo meluruskan bahwa pernyataannya bukanlah hinaan, melainkan pujian untuk orang kabupaten. "Apakah itu hinaan?" tanya Keisya. "Enggak itu pujian, pujian buat orang kabupaten," jawab Marlo.
Keisya Levronka kemudian mengaku dirinya lahir dan besar di Malang. Sejak itu, Marlo terus membahas asal-usul pelantun "Tak Ingin Usai" tersebut.
Dengan demikian, penampilan Keisya Levronka di podcast Marlo menjadi sorotan. Meski mendapatkan komentar yang dipandang sebagai hinaan, Keisya tetap menunjukkan sikap profesionalnya sebagai artis. Ini menjadi pelajaran bagi semua pihak tentang pentingnya menghargai dan memahami latar belakang setiap individu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung