Suara Sumatera - Anak perempuan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Trisha Eungelica tampak masih aktif menggunakan media sosialnya. Meski kedua orang tuanya masih menjalani persidangan dengan status terdakwa pembunuhan berencana terhadap ajudan, Trisha tampaknya memperlihatkan kesehariannya di media sosial.
Beberapa unggahannya sejak peristiwa pembunuhan dengan terdakwa kedua orang tuanya tersebut ramai dibicarakan, ia membatasi kolom komentar. Namun belakangan, netizen banyak menyarankan agar ia berhenti bermain media sosial.
Mengingat, kasus orang tuanya masih berlangsung dan adanya 'kemarahan publik' atas peristiwa tersebut. Meski menjadi hak privasi masing-masing, namun instagram milik anak perempuan mantan Kadiv Propam Polri cenderung membuat netizen menjadikannya tempat membully.
Karena itu, banyak pula netizen menyarankan ia menghentikan penggunaan media sosial yang terlalu aktif, karena akan terus menjadi bully-an netizen. Beberapa komentar yang masih tertinggal, terbaca jika netizen telah mencap anak Ferdy Sambo sebagai anak seorang pembunuh.
Ditelisik dari media sosial instagram, beberapa unggahan terlihat foto yang disematkan. Unggahan terakhir, terlihat ia menyematkan foto seseorang yang sendirian di lingkaran bulan. Meski kolom komentarnya dibuka, namun beberapa unggahan disembunyikan.
Salah satu komentar yang masih tersisa tertulis, jika netizen menyarankan jika ia berhenti main media sosial. Hal tersebut karena, ia kasian melihat anak Ferdy Sambo kena bully terus menerus.
Apalagi banyak mengaitkan dengan peristiwa pembunuhan berencana yang dilakukan oleh Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi.
"Mba gw saranin jgn main medsos deh, kasian anda kena bully terus karna ulah sambo dan pc mak bapak mu yg pembunuh itu," tulis netizen tersebut.
Unggahan ini lebih enak dibaca dibandingkan komentar-komentar di unggahan sebelumnya. Pada unggahan sebelumnya, beberapa komentar yang bisa dibaca mengaitkan media sosial sang anak dengan peristiwa Ferdy Sambo.
Baca Juga: Gali Kuburan Untuk Tokoh Masyarakat, Warga Bojonggede Digegerkan Penemuan Granat Nanas
Anak perempuan ini pun sempat mengunggah foto Ferdy Sambo, juga foto bersama Putri Candrawathi.
Meski demikian, di unggahan tersebut juga masih ada yang memberikan semangat, bahkan memanggil anak Ferdy Sambo sebagai anak jenderal yang berbesar hati menerima apa yang terjadi pada keluarganya saat ini.
"Semangat kk....tetep berdoa...tolong jangan di buly terus. ...kasian...biarkan proses hukum berjalan," tulis netizen lainnya.
Ferdy Sambo merupakan terdakwa pembunuhan berencana terhadap ajudannya, Brigadir Yosua Nofriansyah Hutabarat atau Brigadir J. Selain Ferdy Sambo, terdakwa pembunuhan lainnya ialah Putri Candrawathi, Bharada E, Kuat Maruf, dan Rizky Rizal.
Ferdy Sambo beralasan melakukan rencana pembunuhan karena emosi dan marah, Brigadir J telah memperkosa Putri Candrawathi. Sementara di persidangan banyak fakta mengungkapkan pelecehan seksual tersebut sulit dibuktikan, karena kurangnya cukup alat bukti.
Bahkan di persidangan Ferdy Sambo mengelak melakukan penembakan. Dia hanya mengungkapkan jika adanya suruhan untuk menghajar, bukan menembak.
"Hajar Chad," ujar Ferdy Sambo.
Namun Bharada E, atau Elizer Ricard mengungkapkan Ferdy Sambo sebeelumnya sudah merencanakan pembunuhan tersebut dengan perintah menembak.
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo Bantah Pakai Sarung Tangan dan Tak Tembak Yosua, Kubu Bharada E: Bohong! Dia Terjebak Skenario Sendiri
-
Kubu Sambo Tuding Bharada E Tembak Kepala Belakang Brigadir Yosua Setelah Tergeletak
-
CEK FAKTA: Hakim Ketua Naik Pitam di Persidangan Sambo sampai Berdiri, Benarkah?
-
Rekaman CCTV di Hari Kematian Brigadir J Diputar, Ferdy Sambo Minta Ini ke Hakim
-
Ferdy Sambo Curiga, Penyidik Incar Semua Orang di Rumah Duren Tiga jadi Tersangka
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim