Suara Sumatera - Proses evakuasi Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono dan enam penumpang lainnya yang alami kecelakaan helikopter di Bukit Kerinci mengalami hambatan.
Polda Jambi dalam keterangan persnya disampaikan jika kondisi cuaca di lokasi kejadian pesawat helikopter yang jatuh tersebut memang sering berubah. Hal ini membuat tim evakuasi harus cepat melakukan penanganan termasuk menghitung waktu yang tepat dalam proses penyelamatan.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Mulia Priyanto menjelaskan rencana proses evakuasi akan dilakukan via udara. Kebijakan tersebut karena situasi darat yang sulit dilalui karena melintasi hutan di kawasan Kerinci.
"Proses evakuasi dilakukan baik darat maupun udara, namun Kapolda dan penumpang lainnya akan dibawa via udara, dengan menggunakan helikopter ke rumah sakit RS Bhayangkara," ujarnya dalam jumpa pers yang dilakukan Polda Jambi.
Dalam kesempatan itu, diterangkan sejumlah bantuan evakuasi sudah berada di lokasi kejadian. Meski demikian, meski Kapolda Jambi dan penumpang lainnya sudah ditemukan, proses evakuasi masih terhalang dengan situas di lokasi yang cepat berubah.
"Karena itu proses evakuasi akan dilakukan satu per satu sesuai dengan rencana. Ada empat helikopter dikerahkan, dua sedang berusaha menembus lokasi. Dua standby di Merangin, menunggu petunjuk lanjutan," ujar ia.
Lokasi cuaca yang kerap berubah termasuk medan di perbukitan Kerinci mengharuskan tim memiliki prosedur penyelamatan yang cukup efektif. "Pak Kapolda dan seluruh direncanakan pada hari ini sudah bisa dibawa dari lokasi kejadian ke rumah sakit RS Bhayangkara," sambung Kabid Humas tersebut.
Polda Jambi juga menerjunkan 4 tim dokter ahli dalam peristiwa ini. Para tim dokter akan melakukan penanganan maksimal di lokasi.
Diberitakan sebelumnya, helikopter Polri membawa tujuh orang, yakni Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono didampingi Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Andri Ananta Yudistira, Dipolairud Polda Jambi Kombes Pol Michael Mumbunan, Koorspri Kompol Ayani dan ADC Kapolda, serta tiga kru helikopter AKP Ali, AKP Amos F, Aipda Susilo.
Baca Juga: Musywil Muhammadiyah-Aisyiyah Siap Wujudkan DIY Sarat Barokah
Penerbangan helikopter BKO Polda Jambi pada Minggu (19/2/2023) berangkat sekitar pukul 09:30 WIB. Helikopter jenis Bell 412 SP dengan nomor Registrasi P-3001 berangkat dari bandara Sultan Thaha Jambi dengan tujuan Bandara Depati Parbo.
Diketahui kronologis kejadian pada pagi tadi pukul 09.25 WIB Kapolda Jambi beserta rombongan terbang dari Kota Jambi menuju Kota Sungai Penuh untuk melaksanakan kunjungan Kerja yakni peresmian Kantor SPKT Polres Kerinci dan pengamanan Kunjungan Mantan Wapres RI H. M. Jusuf Kalla di Kerinci.
Pada pukul 11.02 WIB, Posko Polda Jambi mendapat laporan dari kru Heli Bell 412 SP Reg. P-3001 diperkirakan jatuh di titik Koordinat S20 9’ 3.53” E1010 42’ 12.63” tepatnya Desa Tamiai, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci,
Berita Terkait
-
Helikopter Kapolda Jambi Jatuh, Tim Evakuasi Darat Dekati Lokasi Kecelakaan
-
Silang Pendapat Soal Jatuhnya Helikopter yang Ditumpangi Kapolda Jambi
-
Helikopter Kapolda Jambi Alami Rusak Parah Saat Jatuh di Bukit Kerinci, Satu Penumpang Terjepit
-
Helikopter Kapolda Jambi Jatuh Di Hutan, Korban Dievakuasi Sementara Ke Rumah Sakit Di Kerinci
-
Lokasi Jatuhnya Helikopter Kapolda Jambi Ditemukan, Tim Dokkes Diterjunkan Ke TKP
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123