SuaraSumedang.id - Jelang MotoGP Austria 2022, rider Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo harus tampil sempurna di Sirkuit Red Bull Ring akhir pekan ini.
Hal tersebut, demi menjaga posisinya sebagai pemuncak klasemen MotoGP 2022 usai mendapat hasil buruk dalam dua balapan sebelumnya.
Setelah beberapa balapan pada awal musim, Fabio Quartararo menjadi pembalap favorit untuk meraih gelar juara dunia musim 2022.
Namun, kesalahan di Sirkuit Assen dan balapan yang berat di Silverstone, keduanya dimenangkan oleh Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo).
Hal ini seakan-akan membalikkan keadaan di mana rival-rivalnya mulai merangsek naik untuk perebutan gelar juara dunia MotoGP 2022.
Apalagi di Sirkuit Red Bull Ring di Spielberg lintasan yang merupakan ladang kemenangan bagi tim Ducati.
Poin penuh bagi Bagnaia akan semakin meneruskan upaya pembalap asal Italia itu bisa memangkas jarak dari puncak klasemen.
Yamaha pun sadar MotoGP Austria 2022 di Sirkuit Red Bull Ring tak terlalu bersahabat bagi mereka.
"Setelah Silverstone, saya sedikit kecewa, tapi saya menggunakan energi itu untuk hal-hal yang produktif. Saya sudah giat berlatih, dan merasa fokus serta siap untuk akhir pekan ini," kata Quartararo.
Baca Juga: Suasana Upacara HUT RI Ke-77 Pemkab Karawang Berlangsung Khidmat
"Tanpa ada penalti, GP ini akan terasa lebih 'normal'," ucap Quartararo yang sebelumnya menjalani hukuman long lap penalti di Silverstone GP Inggris, usai insiden di Assen.
"Tujuan kami adalah melakukan yang terbaik di sini. Kami tahu Spielberg bukan trek terkuat bagi kami, tapi saya finis ketiga di sini pada 2019 dan 2021. Apabila kami bertindak dengan benar, dan bekerja keras, kami dapat meraih hasil yang baik," tambahnya.
Menatap balapan MotoGP Austria 2022, Fabio Quartararo dari Yamaha berada di bawah tekanan saat posisinya hanya 22 poin dari rival terdekat Aleix Espargaro (Aprilia Racing).
Aleix menjadi satu-satunya pembalap yang selalu finis dengan poin sejauh ini pada musim 2022.
Sedangkan, rider Ducati Francesco Bagnaia perlahan-lahan merangsek ke posisi tiga klasemen dengan jarak 49 angka, berbekal empat kemenangan dalam tujuh balapan terakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim