SuaraSumedang.id – Beberapa hari ini publik digemparkan dengan adanya sosok Guru SMK Muhammad Sabil Fadhillah yang dipecat usai kritik Ridwan Kamil.
Seperti yang ramai diberitakan Sabil dipecat usai kritik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada akun Instagramnya dengan sebutan ‘maneh’ artinya kamu, yang dianggap kurang tepat.
Usai dipecat menjadi guru SMK, Fadil mendapatkan pekerjaan dari Dedi Mulyadi yang juga sebagai anggota DPR RI.
Fadil diberikan pekerjaan sebagai fotografer saat Dedi Mulyadi bertemu dengan sang Guru SMK yang telah dipecat.
"Saat menemui Sabil beberapa hari lalu, ternyata dia menganggur dan sedang mencari kerja," kata Dedi, Sabtu (18/3/2023) dikutip dari metro.suara.com.
Mengetahui hal itu Kang Dedi terketuk untuk memberikan pekerjaan pada Fadil untuk jadi fotografer di timnya.
"Sekarang mah job seeker, masih cari kerja. Barang kali mau dijadikan fotografer atau kameramen akang (Kang Dedi) boleh, itu juga kalau ditawari," kata Sabil saat ditanya Dedi Mulyadi.
Lantas keduanya saling berjabat tangan sebagai kesepakatan kerjasama yang ditawarkan oleh Kang Dedi.
“Serius nih? Kita juga lagi kurang fotografer. Kalau benar salaman, deal," ucap keduanya saat berjabat tangan.
Sebagai informasi tambahan Muhammad Sabil Fadhillah sebelumnya mengajar di SMK Telkom Sekar Kemuning Kota Cirebon, Jawa Barat yang dihentikan secara sepihak usai memberikan kritik yang dinilai tak sopan pada Ridwan Kamil. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Imigrasi Sumut Gandeng Pemkab Langkat, Layanan Keimigrasian Segera Lebih Dekat ke Warga
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Struktur Bodi Kia Sonet Dinilai Tak Stabil, Kantongi Satu Bintang Dalam Uji Keselamatan
-
Hubungi Keluarga Korban via Telepon, Hotman Paris: Jangan Takut, Laporkan Jika Ada Korban Lain
-
Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU
-
Pengamat Sentil Pemerintah: Perbesar Telinga untuk Dengar Suara Rakyat!