SUARA SUMEDANG-Dewi Persik dan Pak RT ditempat tinggalnya melakukan mediasi perihal dugaan penolakan sapi kurban.
Mediasi Dewi Persik dan RT tersebut tidak menghasilkan titik terang.
Usai mediasi Dewi Persik menangis dan geram lantaran niat baiknya dikaitkan dengan politik.
"Saya bingung politik apa orang saya dari dulu mungkin tanya sama warga gak ada politik dan gak ada menyebutkan nama kubu," tuturnya dikutip dari YouTube Intens investigasi Kamis (29/6/23).
Kemudian Dewi menceritakan bahwa asistennya dibentak dan RT mengakui jika dirinya emosi.
"Saya punya niat baik dan pak RT mengiayakan pak RT bilang emosi," ujarnya.
Dewi kemudian menambahkan jika dirinya hanya mempertanyakan kenapa emosi.
"Maksud saya, saya cuma bilang bisa gak bapak gak emosi bapak itu RT dan kami warga otomatis kami itu anak," sambungnya.
Padahal menurutnya bisa datang ke rumahnya untuk menanyakan secara baik-baik.
Baca Juga: Syahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda Pisah Ranjang? IG Story Jadi Sorotan
"Bisa gak bapak bicara baik-baik datang ke rumah bukan malah membentak asisten dan satpam jangan pandang status semua sama," ujarnya.
Kemudian Dewi menjelaskan alasan dirinya marah lantaran dibentak kembali.
"Kenapa saya marah seperti itu karena dia membentak saya lagi," pungkasnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak