SUARA SUMEDANG – Viral sebuah video sekelompok ibu – ibu di kawasan Pucuk Kota Jambi menggerebek salah satu rumah yang dijadikan sebagai tempat nyabu anak – anak muda.
Rekaman video tersebut dibagikan oleh akun twitter @Heraloebss pada Minggu, 23 Juli 2023 dan mendapat respon kagum dari netizen.
“Muak dengan lambannya kinerja aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran Narkoba, sekelompok Ibu2 obrak abrik tempat peredaran Sabu – sabu,” tulis pada caption.
Pada rekaman video tersebut beberapa emak-emak masuk kedalam rumah yang dicurigai sebagai tempat pengedaran sabu – sabu lalu di obrak – abrik serta dihancurkan barang haram yang mereka temui.
Ibu – ibu yang ada di rekaman video tersebut berteriak – teriak sambil mengeluhkan kinerja aparat setempat yang dinilai lamban dan tidak cepat tanggap dengan bahasa daerah mereka, Jambi.
Beberapa diantara sekelompok Ibu – ibu itu membawa keluar halaman dan melempar satu kota kardus yang berisikan narkotika semacam sabu – sabu hingga jarum suntik.
Warga sekitar berhamburan keluar akibatnya kejadian sekitar menjadi ramai serta riuh ricuh oleh teriakan kesal sekaligus marah dari Ibu – ibu.
“The real ibu – ibu tuh gak ada lawan dan bisa jadi apa aja” tulis @abel*********
“udah paling bener polisi diganti jadi ibu” semua aja” tulis @hoki99*****
Baca Juga: Siapa Greuther Furth? Klub Divisi 2 Jerman yang Tak Bisa Dikalahkan Liverpool
“FYI daerah pucuk kota jambi ini emng udah terkenal bgt jadi tempat prostitusi dan tempat nyabu, kaya sudah rahasia umum, tapi sebelumnya kalau prostitusinya sih skrg udah gak lagi, jadi Cuma yg dijadikan tmpt nyabu, jadi kalau dibilang polisi gak tahu mah gak mngkin wkwkwk” tulis @Kim_T****
Sumber: https://twitter.com/Heraloebss/status/1683140664052293632?s=20 (twitter @Heraloebss)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim