SUARA SUMEDANG-Presiden Joko Widodo buka-bukaan soal putra bungsunya, Kaesang Pangarep yang diisukan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Jokowi mengatakan, segala keputusan yang diambil oleh Kaesang adalah tanggung jawabnya sendiri.
Hal itu diungkapkan Jokowi ''Ya, saya sudah sering mengatakan itu. Ketika anak menikah, mempunyai rumah sendiri, dan mempunyai istri, maka mereka harus mandiri dan bertanggung jawab. Apa artinya? Jokowi menjawab Keputusan itu tanggung jawabnya.''
Lebih lanjut, Jokowi kemudian menjawab pertanyaan apakah Kaesang akan meminta izin bergabung dengan partai politik. Jokowi mengatakan, anak-anaknya sering berdiskusi dengannya sebelum mengambil keputusan. "Iya dalam keluarga mendoakan keberkahan itu biasa saja. Karena saya bilang tidak pun juga tetep akan jalan. Anak-anak saya seperti itu," kata Jokowi lagi.
Diketahui, dugaan Kaesang bergabung dengan PSI muncul setelah beredarnya video tentang seseorang yang mengaku sebagai Mawar. Video viral bertajuk Mawar itu diunggah di akun media sosial PSI. Di awal video, terdengar suara mirip Kaesang.
Dalam videonya, ia mengaku tak punya pengalaman politik. Namun, ia menegaskan ingin terjun ke dunia politik.
“Namaku Mawar, bukan nama asliku. Sekarang saya telah memutuskan untuk bergabung masuk ke dunia politik. Saya tidak punya pengalaman dalam politik. Tapi saya punya tujuan besar untuk Indonesia yang lebih baik. Saya harap jalan yang saya pilih adalah jalan yang benar.”
Tidak luput Kakak dari Kaesang Pangerap yaitu Gibran Rakabuming pun ikut dimintai komentar "Kalau Say lihat di video pendeknya yaitu suaranya lebih ke apa ya technor apa ke sopran bukan ke bas, bukan Kaesang.''
Ia pun menambahkan ''Pria berkacamata belum tentu Kaesang, bisa saja itu Afgan atau siapa.''
Gibran pun meminta untuk mencek terlebih dahulu apakah itu Kaesang adiknya dan agar tidak terburu-buru menduga, karena belum tentu itu suara sang adik, Kaesang.(*)
Baca Juga: Bantah Rumor Sudah Pacaran, Fuji Klarifikasi Begini
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
5 Weton Paling Sakral dan Sakti, Punya Kekuatan Terpendam Menurut Primbon Jawa
-
9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
-
Kaesang Maju di Dapil Puan, Ganjar: Silakan, Saya Masih Yakin Jateng Kandang Banteng!
-
Bertabur Bintang Beken, 5 Drakor Adaptasi Webtoon Ini Malah Anjlok di TV Korea
-
Update Bentrok Berdarah di Menteng: Satu Korban Meninggal di RSCM, Lainnya Kritis
-
Kronologi Duel Remaja Viral di Palembang, Fakta Baru Terungkap setelah Polisi Turun Tangan
-
Kronologi Bentrok Berdarah di Menteng: 2 Orang Terluka, 3 Ditangkap Polisi
-
Soroti Kasus Pria Tewas usai Dituding Curi Ayam, Hasto: Kontras dengan Kasus Jampidsus
-
5 Smartwatch yang Bisa QRIS BCA, Transaksi Makin 'Sat-Set'