Pria kelahiran Kadoma Prefektur Osaka dari negara Jepang ini merupakan sosok salah satu pria tampan dari boyband NCT.
Memiliki tinggi sekitar 1,76 meter membuat Yuta sangat dicintai dan dikagumi banyak wanita di seluruh Korea Selatan maupun negara di Asia lainnya.
Nakamoto Yuta sering dipanggil dengan sebutan Yuta oleh para penggemarnya.
Pria tampan yang satu ini memiliki kharisma dan wajah yang estetik yang tampan tanpa sebuah operasi plastik.
NCT merupakan singkatan dari nama Neo Culture Technology dari SM Entertainment.
Yuta bergabung dengan Nct sejak bulan juli 2015.
Telah berkarier selama kurang lebih 7,5 tahun tidak membuat Yuta menjadi sombong.
Boyband Nct merupakan boyband yang sangat banyak penggemarnya khususnya di negara Indonesia.
Yuta sering mendapatkan sapaan dari teman-temannya dengan sapaan Pangeran Yuta, Pangeran Osaka, Pangeran Takoyaki, serta Pangeran Yakisoba.
Baca Juga: Bosen di Rumah Terus? Ini Rekomendasi Tempat Healing di Sukabumi yang Murah
Nakamoto Yuta merupakan pria kelahiran Osaka pada 26 Oktober 1995.
Yuta saat ini menginjak usia 27 tahun di tahun 2022 ini.
Pria yang memiliki zodiak scorpio ini sangat menggemari makanan khas Jepang yakni takoyaki.
Yuta memiliki tinggi 176 cm dan berat badan yang relatif agak kurus dibandingkan dengan pria dari Indonesia yakni hanya 60 kg.
Meskipun begitu Yuta tetap terlihat proporsional jika di negara Korea Selatan dan negara lainnya.
Sedangkan jika di negara Indonesia, Yuta akan dinilai sebagai pria yang agak kurus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta