/
Senin, 10 Oktober 2022 | 09:32 WIB
Terjebak Banjir Bandang, 3 Siswa MTsN Meninggal Dunia (Twitter @lifeofita)

Pasalnya 3 dari mereka meninggal dunia karena robohnya tembok sekolah akibat luapan air yang menerjang area sekolah.

Diketahui banjir ini terjadi pada saat proses belajar mengajar di MTsN 19 Pondok Labu, Jakarta Selatan masih berlangsung. Karena air yang semakin meluap dan kondisi masih hujan deras, para siswa-siswi bermain di luar kelas dan menghentikan proses pembelajaran. 

Ketua BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, dikutip dari detik.com mengatakan tembok troboh disebabkan luapan banjir yang menggenang area sekolah. Kejadian robohnya tembok ini terjadi pada pukul 14.50 WIB.

Diduga banjir ini disebabkan karena gorong-gorong air meluap ditambah lagi hujan deras yang mengguyur daerah jakarta Selatan pada Kamis (6/10/2022).

Dihimpun dari berbagai sumber, ternyata tembok yang roboh bukanlah dinding sekolah akan tetapi tembok panggung yang berada di lapangan sekolah.

Dari video amatir yang tersebar di Twitter, banjir yang merendam sekolah ini cukup tinggi dan sebelum tembok roboh terlihat ada beberapa siswa yang bermain di dekat tempat kejadian.

Ada beberapa siswa yang sedang bermain di area taman dekat dengan tembok sebelum temboknya roboh. Karena tak kuat menahan luapan air, maka tembok roboh dan menimpa siswa di dekatnya. 

Pada pukul 17.10 WIB, petugas damkar mengerahkan tiga unit mobil penyedot air untuk menyurutkan air yang menggenang di area sekolah.

Penyedotan air ini dilakukan tim gabungan dari petugas damkar dengan pihak kepolisian. 

Baca Juga: Happy Asmara Posting Video Coba Kebaya, Netizen: Beneran Nikah atau Marketing

Perlahan tapi pasti air yang menggenangi MTsN 19 Pondok Labu mulai surut dan polisi bisa melakukan evakuasi terhadap korban yang tertimpa tembok yang roboh.

Seluruh siswa dan guru berhasil dievakuasi dari sekolah pada pukul 18.00 WIB. Sementara korban yang tewas dan luka - luka dibawa ke Rumah Sakit Fatmala untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dari kejadian ini banyak netizen yang menyorot pembuatan tembok sekolah yang kurang benar. tidak seharusnya tembok panggung dibuat dengan dekat pembatas sekolah. 

Dari informasi terbaru diketahui untuk korban meninggal dari kecelakaan ini sebanyak 7 orang.

Load More