Program UEFA Assist bertema League Development Program (LDP) kolaborasi antara PSSI dengan UEFA telah berakhir. Sejumlah perwakilan klub pun turut berkomentar mengenai hal ini, salah satunya adalah Ponaryo Astaman.
Ponaryo yang datang sebagai perwakilan dari klub Borneo FC mengaku mendapat banyak wawasan dan pengetahuan baru tentang bagaimana mengembangkan dan mengelola klub secara profesional.
"Dengan acara ini, kami klub jadi terbuka dengan beberapa masalah yang dialami klub dan juga operator liga. Narasumber dari UEFA mengatakan hal kejadian yang sama juga dialami oleh negara-negara lain (pengaturan jadwal kompetisi)," ujarnya.
Program UEFA Assist sendiri membahas mengenai pengembangan liga dan workhsop peningkatan kapasitas klub. Program ini sudah berjalan sejak 19 November dan berakhir hari ini.
Di hari terakhir ini, mereka membahas tentang aktivitas yang dilakukan saat suatu pertandingan berlangsung dan bagaimana mengatur tempat pertandingan sebaik mungkin. Kemudian juga dibahas mengenai jadwal pertandingan suatu kompetisi, khususnya Liga 1.
Adapun program ini diikuti oleh perwakilan seluruh klub Liga 1 2022/2023, PSSI dan PT LIB itu menghadirkan juga tiga perwakilan UEFA yakni Eva Pasquier (Head of International Relations UEFA), Stuart Robert Larman (UEFA Assist Expert), dan Kenny MacLeod (UEFA Assist Expert).
Kenny MacLeod (UEFA Assist Expert) mengatakan, mengenai jadwal, semua kompetisi di dunia juga pernah ada pergantian jadwal jika ada FIFA Match Day.
"Hanya harusnya disesuaikan dengan keinginan serta kepentingan dari operator, klub dan juga televisi sebagai penyiar siaran suatu pertandingan sepak bola. Semuanya harus terkomunikasi dengan baik," katanya.
Sementara itu, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono mengatakan bahwa acara ini sangat bagus dan bermanfaat bagi klub.
“Program yang diinisiasi oleh PSSI bekerja sama dengan UEFA ini benar-benar merefresh knowledge atau pengetahuan mengenai modul-modul yang dijelaskan oleh UEFA dan ini sangat berguna untuk pengembangan klub profesional di Indonesia,” kata Teddy.
“Kami berharap PSSI bisa rutin melakukan program-program pengembangan segala aspek seperti ini kedepannya sehingga kami klub di Indonesia bisa menjadi lebih baik,” tambahnya.
Rencananya, tanggal 24 November 2022 UEFA Assist akan kembali bergulir, namun dengan tema berbeda. Tema yang akan diusung adalah Football for Woman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Spesifikasi dan Keunggulan Pompa Air Shimizu PS-128 BIT untuk Kebutuhan Air Rumah Anda
-
Sunscreen Apa yang Bisa Menghilangkan Bruntusan? Ini 6 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
-
Kereta Api Bukan Dapur Berjalan! Alasan Logis Mengapa Stopkontak KAI Haram untuk Rice Cooker
-
Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok
-
Cek Feng Shui Kamar Tidur Anda, Bisa Jadi Penyebab Rezeki Seret dan Lelah Terus-menerus
-
Misi Pertahankan Gelar! Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Stop Monetizing Your Hobby: Mengapa Hidup Tidak Selalu Tentang Produktivitas
-
Prabowo Ultimatum Koruptor: Sadar Diri, Hentikan, dan Kembalikan Uang Rakyat!
-
Yamaha MX King Terbaru Hadir di Vietnam, Apa Bedanya Versi Indonesia?
-
Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual