Kumpulan Berita KETAPANG Terbaru Dan Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Ketapang Hari Ini Selasa 5 April 2022
kalbar -
Mengaku Wartawan dan Anggota Polri, Seorang Pria di Ketapang Peras Korban Hingga Jutaan Rupiah
kalbar -
Jadwal Imsak, Jadwal Sholat, dan Jadwal Buka Puasa Ketapang Hari Ini Selasa 5 April 2022
kalbar -
Jadwal Buka Puasa Ketapang Hari Ini Senin 4 April 2022
kalbar -
Sampan dan Tas Pancing Tenggelam, Deni Hilang Saat Memancing di Sungai Pawan
kalbar -
Jadwal Imsak, Jadwal Sholat, dan Jadwal Buka Puasa Ketapang hari ini 3 April 2022
kalbar -
Jalan Dusun Empasi Rusak Parah, Warga Mengeluh Sejak Lama, Gimana Tuh Pemkab Ketapang?
kalbar -
Juliansyah Bersyukur Meski Sempat Hilang Motor Miliknya Kini Sudah Kembali, Aksi Pelaku Terekam CCTV dan Viral di Medsos
kalbar -
Kasus Korupsi Bank BUMN di Ketapang Sebabkan Kerugian Negara hingga Rp 6,1 Miliar
kalbar -
Proses Memindahkan BBM dari Drum ke Kios Pertamini Berakhir Miris, Sebuah Kios di Benua Kayong Ludes Terbakar
kalbar -
3.000 Dus Minyak Goreng akan Didistribusikan ke Ketapang, Diperkirakan Tiba Hari Sabtu
kalbar -
Kawal Persidangan WNA asal China, FPRK Ngaku Tak Segan 'Menduduki' Kejaksaan dan PN Jika Hukumannya Ringan
kalbar -
Aksi Perampok Menggunakan Sajam di Ketapang Viral, Piting Korban dan Acungkan Celurit
kalbar -
Kawanan Perampok di Kendawangan yang Gasak Isi Rumah Senilai Rp 800 Juta Berhasil Diamankan Polisi
kalbar -
Cuaca Buruk di Selat Bali, Pelabuhan Gilimanuk Berlakukan Sistem Buka Tutup
bali -
Bripda DN, Oknum Polisi yang Nekat Bakar Rumah Orang Tuanya karena Sakit Hati
kalbar -
Oknum Polisi yang Bakar Rumah Ayahnya di Ketapang Ternyata Bermasalah, Pernah Pukul Istri dan Sering Mangkir dari Tugas
kalbar -
DN Oknum Polisi Bakar Rumah Ayahnya di Kalbar, Pergi ke Saksi dan Melaporkan Aksinya
kalbar -
Minyak Goreng Jadi Daya Tarik Warga Ikut Vaksinasi di Halaman Polres Ketapang
kalbar -
KMP Tiga Anugrah Kandas di Pelabuhan Gilimanuk, Penumpang Dievakuasi Menggunakan Jukung
bali -
KMP Tiga Anugerah Kandas di Perairan Selat Bali, Nelayan Bantu Evakuasi Penumpang
jatim