TANTRUM - Umumnya para pecinta fauna memelihara hewan seperti anjing, kucing, dan reptil untuk dijadikan peliharaan.
Namun berbeda yang dilakukan oleh Agus Hadiyana dengan memilih berang-berang cakar kecil atau otter sebagai binatang untuk dipelihara.
Otter ini lebih dikenal dengan sebutan 'sero' dikalangan masyarakat Tatar Parahyangan.
Awalnya Agus ingin menyelamatkan berang-berang yang dianggap hama dan akan dibunuh oleh para peternak ikan. Akhirnya dia pun memutuskan membeli berang-berang itu untuk dirawat olehnya.
"Dulu saya beli karena otter mau dibunuh sama peternak ikan. Tapi saya kasihan dan otter itu termasuk binatang yang hampir punah, jadi saya pelihara," kata Agus ditulis Bandung, Jumat, 3 Juni 2022.
Agus mengatakan, otter merupakan binatang jenis karnivora yang hidup di alam liar. Menurutnya, tidak salah apabila binatang tersebut mencari makananya di kolam perternakan ikan karena sudah memang habitatnya.
Di Bangladesh, kata Agus, otter dimanfaatkan oleh para nelayan untuk membantu memancing ikan. Hal itu menurutnya merupakan salah satu cara untuk menyelamatkan binatang yang termasuk esksotik itu.
"Otter termasuk binatang predator, kalau sampai punah bisa menganggu rantai makanan. Saya ingin menciptakan breeding otter untuk mencegah kepunahan," jelasnya.
Selama memelihara otter, Agus mengaku tidak mengalami kendala untuk dijadikan jinak. Bahkan, lanjut Agus, otter memiliki kepintaran dibandingkan hewan peliharaan lainnya.
Untuk melatih otter kesayangannya itu, Agus hanya menghabiskan waktu selama seminggu agar bisa mengerti apa yang diperintahkanya.
Dia pun tak ingin memberi sembarangan makanan kepada binatang pemakan daging itu.
"Otter punya kecerdasan lebih dibandingkan binatang lainnya. Hanya kurang dari seminggu, dia sudah bisa buang kotoran di tempat yang sudah disediakan. Makannya pun harus daging, karena di habitat aslinya memang seperti itu," ungkapnya.
Memelihara otter, Agus mengakui tidak ada keuntungan baginya. Namun dengan misi ingin menyelamatkan binatang hampir punah itu, dia pun tak merasa rugi.
Rencanaya, dia akan mencari 'pasangan hidup' bagi otter miliknya, yang berkelamin jantan. Bahkan sekarang ini, Otter yang dipeliharanya telah dijodohkan dengan otter betina milik temannya di Kalimantan.
Sayangnya, belum diketahui secara pasti resepsi ke dua hewan itu.
Berita Terkait
-
Alasan Persib Ngotot Rebut Mariano Peralta dari Persija
-
Ditanya Gabung Persib Bandung, Joey Pelupessy Tak Membantah: Kita Lihat Saja
-
Ambisi Besar Balsa Sekulic Bersama Persib Bandung, Tak Sabar Tampil di Kompetisi Asia
-
Polusi Debu Kapur Selimuti Permukiman Warga Citatah
-
Mantan Petinggi Persib Bandung Ditunjuk Jadi Dirut Pos Indonesia
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL