TANTRUM - Kelangkaan chip menerpa sejumlah pabrikan otomotif sejak pandemi terjadi. Hal itu pun memaksa beberapa pabrikan harus melakukan pemangkasan volume produksi.
Saat ini kelangkaan semikonduktor itu masih terjadi seperti diberitakan Drive dicuplik dari Republika, Senin, 1 Agustus 2022.
Kelangkaan itu pun membuat Honda harus mengurangi kapasitas produksi pada dua lini produksinya di Jepang.
Pemangkasan produksi tersebut akan mulai diterapkan oleh Honda pada Agustus. Selain akan mempengaruhi suplai kendaraan di Jepang.
Hal ini kemungkinan besar juga akan berdampak pada suplai di beberapa negara lainya. Mengingat, dua lini produksi yang terletak di Suzuka dan Yorii tersebut merupakan lini produksi yang diperuntukan untuk produk yang dipasarkan di Jepang maupun di luar Jepang.
Secara total, mulai Agustus, Honda akan melakukan pemangkasan produksi sebesar 30 persen dari kapasitas normal.
Fasilitas produksi di Yorii merupakan fasilitas yang digunakan untuk memproduksi Honda Civic. Sedangkan pabrik di Suzuka digunakan untuk merakit HR-V.
Selain Honda, persoalan serupa juga sempat melanda Toyota pada Mei 2022. Pada bulan tersebut, Toyota sempat melakukan pemangkasan dengan total produksi sebanyak 850 ribu. Pada Juni, kapasitas produksi pabrikan Jepang itu kembali dipangkas jadi 750 ribu unit saja.
Pemangkasan ini sendiri masih berkaitan dengan pandemi karena terdapat beberapa pemasok yang mengalami gangguan proses produksi.
Baca Juga: Arkhan Kaka, Bintang Kemenangan Timnas Indonesia U-16 yang Namanya Sempat Dicoret Bima Sakti
Fasilitas produksi yang paling terdampak adalah fasilitas yang terdapat di Motomachi, Yokohama.
Mengingat, persoalan tersebut membuat pabrik itu harus berhenti melakukan proses produksi selama 11 hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival
-
Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar
-
BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun
-
YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara
-
UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan
-
Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?
-
Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir
-
KPK Dalami Lelang Jabatan Zulkarnain, Dugaan Mahar Pajero Sport ke Bupati Diusut
-
Korupsi Kepala Daerah Sudah Level Darurat, DPR Panggil Kemendagri dan Asosiasi Pemda Besok
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?