TANTRUM - Para ilmuwan telah menemukan galaksi radio tertua yang pernah ditemukan. Galaksi-galaksi ini hampir tidak mungkin dilihat dengan mata telanjang.
Kita semua akrab dengan gambar galaksi dari Hubble atau dari James Webb . Gambar-gambar ini terdiri dari gambar galaksi yang dapat dideteksi secara optik yang muncul dengan mengamati cahaya pada panjang gelombang yang berbeda.
Para ilmuwan memiliki alat yang berbeda untuk mengungkapkan bagian yang tidak dapat dilihat oleh mata kita.
Salah satu alat tersebut adalah mempelajari gelombang radio. Bahkan dimungkinkan untuk memposisikan galaksi sesuai dengan jejak yang tertinggal di sekitar pecahan yang dikeluarkan oleh lubang hitam.
Dilansir dari laman Seputar Pangandaran, Minggu, 28 Agustus 2022, galaksi ini disebut galaksi radio. Galaksi radio tertua yang diketahui ditemukan baru-baru ini. Lubang hitam supermasif di pusat galaksi dapat meledak dari waktu ke waktu dan menyebarkan partikel ke sekitarnya.
Potongan-potongan yang terlempar ini terus melaju dengan kecepatan sangat tinggi hingga mereka bertabrakan dengan sesuatu di luar angkasa. Dimungkinkan untuk mengamati jejak yang mereka tinggalkan dalam bentuk sinyal radio.
Di pusat gugus galaksi Abell 980, para ilmuwan telah menemukan struktur yang luar biasa. Para astronom yang dipimpin oleh Surajit Paul dari Savitribai Phule Pune University di India telah menemukan galaksi radio tertua yang pernah ditemukan.
Juga di India, astronom Gopal Krishna dari Universitas Mumbai dan timnya menemukan dua kluster galaksi radio baru di wilayah yang sama.
Dengan kata lain, lubang hitam di pusat galaksi telah melakukan aktivitas emisi partikel besar lebih dari satu kali.
Baca Juga: Habib Luthfi Pimpin Pembacaan Ikrar Kebangsaan di Bundaran HI, Begini Isinya!
Ruang yang dicakup oleh galaksi radio dapat mencapai jutaan tahun cahaya, dan mereka dapat mencapai lebih jauh dari galaksi tempat asalnya. Faktanya, galaksi kita, Bima Sakti, memiliki galaksi radionya sendiri.
Karena sinyal radio ini memudar seiring waktu, spesimen yang lebih tua dari 200 juta tahun diperkirakan tidak akan ditemukan.
Galaksi ini, yang berjarak 2 miliar tahun cahaya, berasal dari 260 juta tahun yang lalu. Jaraknya diukur sebagai 1,2 juta tahun cahaya.
Para ilmuwan percaya bahwa mereka dapat mempelajari lebih lanjut tentang galaksi radio dengan mempelajari struktur ini.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Viral Kunjungan Komisaris Pusri di Padang, Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Ekstrem
-
Amarah Warga Serbu Diduga Rumah Bandar Narkoba Berujung Kapolsek Panipahan Dicopot
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
5 Sepatu Lari yang Tetap Keren Dipakai Ngantor di Sudirman, Nyaman Seharian Tanpa Ganti Sepatu
-
Pendidikan Asrama Gratis: Siswa Makan 3 Kali Sehari, Punya Tempat Tidur hingga Tumbler