TANTRUM - Raksasa teknologi Taiwan Asus menceritakan bagaimana proses laptopnya bisa ikut terbang bersama Stasiun Luar Angkasa Mir milik Rusia. Kala itu, tepatnya pada 1997, Asus mengeluarkan laptop perdananya, P6300.
Satu tahun kemudian, Rusia mengirim kosmonot ke Stasiun Luar Angkasa Mir, dan salah satu laptop yang turut serta adalah Asus P6300.
“Entah kebetulan atau bukan. Waktu kita rilis laptop perdana memang bersamaan dengan kosmonot Rusia mau terbang ke (stasiun luar angkasa) Mir. Jadi, pastinya mereka butuh perangkat komputasi untuk bekerja,” kata Muhammad Firman, Head of Public Relations Asus Indonesia dicuplik dari VIVA Tekno, Jumat, 16 September 2022.
Ia juga mengklaim hanya laptop Asus yang berhasil bertahan selama 600 hari mengudara di orbit Bumi hingga kembali lagi ke Bumi.
“Laptop kita sih terbukti enggak ada error sama sekali sampai dibawa balik ke Bumi,” jelasnya.
Adapun, turut sertanya laptop Asus P6300 ke Stasiun Luar Angkasa Mir ini merupakan penunjukkan langsung dan sepihak dari Roscosmos Rusia.
Firman mengaku bahwa Asus tidak ada kerja sama khusus atau apapun yang mem-propose laptopnya untuk turut serta bertugas di orbit Bumi bersama kosmonot Rusia.
“Teknologi terbaru yang ada di pasaran saat itulah yang mereka bawa. Jadi, kita dipilih dan kita enggak ada kerja sama khusus,” tutur dia.
Sebagai informasi, Stasiun Luar Angkasa Mir milik Rusia mengorbit selama 15 tahun di orbit rendah Bumi. Pada 23 Maret 2001, Mir resmi dipensiunkan.
Baca Juga: IndiHome dan Telkomsel Digital Jadi Penopang Bisnis Telkom
Selama bertugas, Mir telah menampung 104 kosmonot dan astronot dari 13 negara dan badan antariksa lintas negara.
Kini, 25 tahun setelahnya, Asus resmi menghadirkan Zenbook 14X OLED Space Edition (UX5401ZAS) ke Indonesia. Laptop luar angkasa ini hadir dengan desain unik nan futuristik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak