Sedangkan pada pria, sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 39 gram alias 9 sendok teh gula tambahan per hari.
Karbohidrat Kompleks
Karbohidrat kompleks terbuat dari rantai molekul gula yang lebih panjang dan kompleks. Umumnya, jenis karbohidrat ini disebut olisakarida dan polisakarida.
Karbohidrat kompleks juga membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Nutrisi ini memiliki dampak yang tidak langsung pada gula darah, sehingga kenaikannya pun lebih lambat.
Ada beberapa jenis karbohidrat kompleks, yaitu:
1. Pati
Pati merupakan karbohidrat kompleks dari banyak gula sederhana yang dirangkai. Tubuh perlu memecah pati menjadi gula untuk digunakan sebagai energi.
Karena prosesnya memerlukan waktu lebih lama, kadar gula darah akan tetap stabil dan kamu bisa merasa kenyang lebih lama.
Menurut dr. Dyah Novita Anggraini, sesuai acuan FDA, batasan karbohidrat yang dikonsumsi oleh tubuh sebanyak 300 gram per hari dari kalori yang dibutuhkan tubuh yakni 2.000 per hari.
Baca Juga: Membeli Tanaman Online? Simak 4 Tips Ini
Dijelaskan dr. Alvin Nursalim, Sp.PD bahwa karbohidrat sebanyak 300 gram setara dengan 4-5 kepal nasi. Namun, kebutuhan nutrisi dan kalori setiap orang tergantung pada banyak faktor, termasuk indeks massa tubuh dan kegiatan sehari-hari.
Oleh karenanya, batasan seseorang untuk mengonsumsi pati sekitar 45-65 persen dari total kalori harian.
Jika kamu belum familier dengan nama pati, berikut beberapa makanan yang termasuk ke dalam pati, yakni:
- Kacang-kacangan dan polong-polongan seperti kacang hitam, buncis, lentil, dan kacang merah
- Buah-buahan seperti apel, beri, dan melon
- Gandum utuh seperti beras merah, oatmeal, dan roti
- Sayuran seperti jagung, kacang polong, dan kentang
2. Serat
Pada dasarnya, serat merupakan karbohidrat kompleks yang sehat. Makanan nabati seperti buah-buahan, sayuran, dan produk gandum utuh, mengandung serat yang baik untuk tubuh.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan
-
Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata
-
Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi