Ida Susanti masih mencari keadilan atas kasus dengan suaminya yang ternyata perempuan, Nardinata Marshioni Suhaimi atau Nera. Disebutkan bahwa Nardinata Marshioni Suhaimi adalah adik Jusuf Hamka.
Oleh karena itu, kasus Ida Susanti ikut menyeret nama besar Jusuf Hamka. Kekinian, Jusuf Hamka bersedia memberikan uang Rp10 miliar kepada Ida Susanti asalkan perempuan asal Surabaya itu bisa membuktikan dirinya mengintervensi polisi.
Obrolan itu terjadi dalam video YouTube Denny Sumargo yang diunggah pada Minggu (8/10/2023). Ida Susanti mengeluhkan soal laporannya kepada Nera atas dugaan kekerasan seksual tak berjalan lancar.
"Saya tau bapak cukup ngetop. Boleh saya dikatakan panjat sosial sekalipun, saya terima. Ternyata saya memakai nama Jusuf Hamka langsung viral. Karena sudah buntu," jelas Ida Susanti di podcast CURHAT BANG Denny Sumargo yang tayang pada Minggu (8/10/2023).
Namun karena tindakannya tersebut, Jusuf Hamka yang kabarnya enggan mengakui Nera sebagai adik diduga akan menuntut Ida Susanti. Diakui Jusuf Hamka, orang-orang di sekitarnya memang memprovokasi untuk memilih jalur hukum.
"Saya bisa, saya punya hak membela diri saya. Tapi buat apa? Untungnya apa?" tegas Jusuf Hamka.
Lebih lanjut, Jusuf Hamka juga meluruskan tuduhan mengintervensi atau ikut campur soal laporan Ida Susanti terhadap Nera ke polisi. Jusuf Hamka berani membayar Rp10 miliar apabila Ida Susanti menemukan bukti dirinya ikut campur.
"Kasus hukum ibu, jalanin. Dan saya tidak pernah intervensi. Bahkan saya berani taruhan, kalau ibu bilang di polisi saya intervensi, saya ada (bukti) telpon polisi, ini hadiah buat ibu, 10 miliar," tutur Jusuf Hamka.
"Kalau ibu tidak bisa membuktikan, aku ditraktir makan aja. Atau kasih aku satu perak," tandas pengusaha jalan tol tersebut. (Neressa Prahastiwi)
Baca Juga: Bawa Celurit dan Stik Golf usai Tawuran, 6 Remaja Diudak-udak Polisi hingga ke Pasar Minggu
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
Terkini
-
Ekspansi ke DIY, VinFast Resmikan Dealer Perdana di Sleman dan Promo Bebas Biaya Tukar Baterai
-
KPK Kejar Jejak Setoran Rp4,1 Miliar, Saksi Kasus Etik Suryani Mulai Diperiksa
-
Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?
-
Geisz Chalifah Dipanggil KPK, Kasus Gratifikasi Tambang Batu Bara Rita Widyasari Kembali Bergulir
-
Pekerja Bangunan di Blitar Meregang Nyawa Saat Memlester Dinding, Polisi Selidiki Penyebabnya
-
A Spoonful of the Sea, Tradisi Ulang Tahun Korea yang Menghangatkan Hati
-
Pemkab Siak Klaim Tangani 152 Km Jalan Kabupaten yang Rusak
-
Rilis Final Trailer Film "Dan Bandung", Kisah Perjuangan Cinta Yang Siap Mengaduk Emosi Penonton
-
Buku The Principles of Power: Seni Menguasai Pengaruh Secara Etis
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi