TasikmalayaSuara - Sonia Sugian terpilih menjadi Ketua DPC KPPI Kabupaten Sumedang menggantikan Anyeu Widuri yang masa jabatannya habis, dalam Musawarah Cabang DPC KPPI Kabupaten Sumedang di Pendopo PPS. Selasa, 24 Januari 2023.
Usai menerima pataka KPPI, Sonia mengaku banyak tertantang untuk membentuk Dewan Pimpinan Anak Cabang, yang selama tiga periode terakhir belum terbentuk.
"Saya ingin membentuk para DPAC se Kabupaten Sumedang beserta pengurus sampai ke tingkat desa, dalam jangka waktu, target saya satu tahun. Jadi dalam jangka waktu satu tahun itu menjadi tantangan bagi saya, saya akan merapikan semua DPAC sampai ke tingkat desa,"
Dia beralasan dibentuknya DPAC, agar organisasi DPC KPPI Kabupaten Sumedang yang saat ini dia pimpin menjadi jelas. "Karena kalau organisasi tanpa anggota apa namanya?" tandasnya.
Sonia mengaku optimistis dapat membenahi DPC KPPI kabupaten Sumedang, apalagi diantara dua kandidat calon lainnya dirinya dinyatakan sebagai salahsatu peserta yang secara adminitrasi paling lengkap.
Dukungan 9 dari 13 suara yang diperebutkan pun sempat menjadi polemik. "Ini perlu saya sampaikan kepada media supaya jangan sampai terjadi suudzon atau jangan sampai terjadi ada kecurigaan atau pemikiran yang negatif. Bahwa yang menjadi dasar saya, bahwa dalam arena Muscab seperti ini. Saya sudah beberapa kali mengikuti jenjang pergulatan in. Dulu, saya juga pernah maju menjadi calon ketua partai. Kemudian menjadi ketua yang lain melalui muscab, dan semua sistemnya adalah sama. Dimana harus dimulai dari data pribadi, kemudian pendidikan, CV, visi misi, fakta integritas dan yang terpenting adalah dukungan," tandasnya.
Dia mengaku bergerak secara aktif, baik dengan komunikasi secara langsung, dan berkomunikasi dengan para pemilih dan ketua partai untuk melobi dan meminta dukungan secara tertulis dari tiap-tiap partai politik.
"Dari 13 partai politik yang mempunyai hak dukungan, saya sudah berhasil mengumpulkan 9 dukungan tertulis di atas materai dari partai politik tersebut," jelas dia. ***
Baca Juga: Bangkit dan Singkirkan Wakil Jepang, Hendra/ Ahsan Akui Peran Penonton
Berita Terkait
-
Jelang Libur Panjang dan Imlek Polres Sumedang Siagakan Personel di Tempat Wisata
-
Warga Sumedang Dilarang Konsumsi Ciki Ngebul, Dinkes: Bisa Sebabkan Keracunan
-
Rumah Makan Tahu Sumedang Renyah, Sahabat Para Pemudik Lintas Sumatera
-
Dibangun dengan Dana Rp 2 Triliun, Jokowi: Bendungan Sadawarna Bisa Mengairi 4.280 Hektare Sawah
-
Banjir Bandang di Sumedang Makan Korban Jiwa
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih