SuaraTasikmalaya - Gajah perempuan yang bernama Pai Lin berusia sekitar 71 tahun mengalami cacat permanen. Hal ini karena selama 25 tahun, gajah ini selalu mengangkat turis sepat hari.
Beban yang harus diangkatnya pun tidak ringan. Pai Lin sering dipaksa angkut 6 turis secara bersamaan dipunggungnya.
Dampaknya, postur tubuh Pai Lin semakin turun dan kemudian menjadi cacat permanen.
Bayangkan gimana rasanya jadi Pai Lin yang harus ngangkut 6 turis sekaligus dipunggungnya dan tidak diberi waktu istirahat oleh pawangnya. Tentu akan sangat melelahkan dan menyakitkan.
Untungnya, saat ini Pai Lin sudah diselamatkan oleh Wildlife Friends Foundation Thailand atau WFFT.
Saat di rescue oleh WFFT, kondisi Pai Lin terlihat ketakutan, kurus, dehidrasi, dan menderita penyakit hidungi mata yang serta mengalami infeksi pernapasan.
Setelah mengalami perawatan selama 24 jam, dan diberkan makanan yang bernutrisi, kondisi Pai Lin sudah membaik. Namun sayangnya, punggung Pai Lin tetap tidak bisa kembali normal.
Praktik wisata naik gajah ini memang sudah menjadi hal umum di Asia Tenggara, terutama Thailand.
Namun, banyak yang belum paham bahwa punggung gajah tidak dirancang untuk menahan beban meskipun gajah itu hewan besar dan kuat.
Baca Juga: Sambil Unggah Foto Topless, Millen Cyrus dan Pacar Pamer Tato Couple
Jangan sampai karena kurangnya edukasi kita gajah jadi tersiksa dan harus cacat seumur hidup. (*)
Editor: Lukas Muhammad
Sumber:
https://www.youtube.com/shorts/9hdXvCmVejU
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Ini Penampakan Dua Bus TransJakarta yang Ringsek Usai Adu Banteng di Jalur Langit
-
Profil dan Kekayaan Mochtar Riady yang Mau Jual One Raffles Place Singapura
-
Celengan Ramadan: Menanam Disiplin Finansial Sejak Dini
-
Update 32 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 23 Februari 2026: Ada Pele, Al Jaber, dan Noor Gratis
-
Tegas! Wali Kota Bekasi Setop Paksa Proyek Galian 'Siluman' di Kali Abang Tengah
-
Awas! Kaspersky Temukan Situs Weverse Palsu Incar Fans BTS Arirang Tour
-
Silsilah Keluarga Arya Iwantoro, Suami Dwi Sasetyaningtyas Langgar LPDP?
-
Transfer Pembalap Terlalu Cepat, Joan Mir Takut Salah Ambil Keputusan
-
98 Ribu Guru Madrasah Ikut PPG, Kemenag: Jika Lulus, Bisa Terima Tunjangan Profesi Tahun Depan
-
Singgung Prabowo Trah Sultan HB II, Tuntut Pengembalian Aset Jarahan Geger Sepehi 1812 dari Inggris