/
Rabu, 22 Maret 2023 | 08:53 WIB
Ustadz Adi Hidayat. Cara melakukan puasa yang benar. (Tangkapan Layar YouTube Adi Hidayat Official)

Orang yang puasanya benar lisannya tidak pernah berkata kotor

Masih merujuk dari menghindari perbuatan buruk, Ustadz Adi Hidayat berkata bahwa orang yang menajalankan puasa dengan benar adalah mereka yang berlatih untuk tidak berkata kotor saat menjalankan puasa.

"Karena itu dia berlatih, orang yang puasanya benar lisannya tidak pernah berkata kotor," jelas Ustadz Adi Hidayat.

Orang yang puasanya benar bisa menahan amarahnya

Bentuk menghindari perbuatan buruk lainnya saat melakukan puasa dengan benar adalah bisa menahan amarah saat sedang berpuasa.

Ustadz Adi Hidayat mengatakan, minimal kita bisa menahan amarah hingga waktu berbuka puasa.

"Yang pemarah pun, yang sangat marah, dikit-dikit marah, nggak hujan marah, nggak panas marah, itu pas puasa bisa libur marahnya," jelas Ustadz Adi Hidayat.

Orang yang puasanya benar bisa merasakan pendidikan Ramadhan saat melakukan takbir Idul Fitri

Merujuk pada ayat dari surah Al Baqarah ayat 185 berikut:

Baca Juga: Keluarga Korban yang Ditabrak Bocah 15 Tahun Lakukan Mediasi, Keluarga Pelaku Disebut Malah Bahas Materi

Arab Latin: Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.

Ustadz Adi Hidayat menyebutkan bahwa orang yang melakukan puasa Ramadhan dengan benar bisa merasakan pendidikan Ramadhan.

Saat melakukan takbir memasuki Idul Fitri nanti, orang yang puasanya benar berbeda dengan orang yang puasanya hanya sekedar menahan lapar dan haus.

"Kalian itu bertakbir bukan cuma lisannya, tapi meresap dalam jiwanya karena bersyukur kepada Allah dilatih saat puasa sehingga diberi hidayah jadi orang baik," jelas Ustadz Adi Hidayat.

"Jadi nanti keliatan takbir orang yang berubah setelah Ramadhan dengan takbir orang-orang yang cuma ikut-ikutan nahan lapar dan haus," lanjut Ustadz Adi Hidayat menjelaskan.

"Orang takbirnya sukses puasanya, dia merasakan pendidikan Ramadhan," kata Ustadz Adi Hidayat.

Load More