Suara.com - Tim peneliti dari Balai Arkeologi Ambon menemukan 5 situs gua dengan indikasi hunian prasejarah di Pulau Fordata, Kecamatan Tanimbar Utara, Kabupaten Maluku Tenggara Barat.
"Kami menemukan situs gua potensial dengan indikasi hunian prasejarah di Fordata. Sebetulnya penemuan ini masih sangat awal. Kami harus melakukan ekskavasi agar lapisan budaya di dalamnya bisa diidentifikasi lebih lanjut," kata Arkeolog Marlon Ririmase di Ambon, Rabu (26/3/2014).
Marlon menambahkan, 5 situs gua tersebut diidentifikasi sebagai hunian prasejarah. Hal itu karena ditemukannya sekitar 6 hingga 7 jenis alat batu. Alat tersebut berupa serpih besar dan kapak batu yang diduga menjadi bagian dari masa neolitikum dan palaeolitikum.
Penemuan tersebut didapatkan dalam survei yang dilakukan pada 11 Maret 2014, dalam upaya pencarian jejak perkampungan kuno selama 12 hari di Pulau Fordata, Kecamatan Tanimbar Utara.
"Jejak pertama yang kami temukan adalah adanya alat batu, tapi karena itu sample permukaan jadi dapatnya hanya sekitar 5 hingga 7 item. Kemungkinan itu dari masa neolitik akhir dan palaeometalik atau masa logam awal," katanya.
Untuk mengetahui usia dari 5 situs gua itu, tambah Marlon, pihaknya harus melakukan identifikasi lanjutan.
Ia menambahkan, Fordata merupakan salah satu dari pulau kecil dan paling utara di Kepulauan Tanimbar. Dari sisi budaya pulau tersebut termasuk dalam rumpun pulau zona Laut Banda. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan