Suara.com - Sebuah penelitian yang dilakukan perusahaan riset IHS mengungkap bahwa modal pembuatan kacamata pintar Google, Google Glass, ternyata hanya 152,47 dolar, atau senilai Rp1,7 juta. Tentunya hal ini mengejutkan, pasalnya kacamata tersebut dipasarkan hingga 1.500 dolar, atau setara dengan Rp17,1 juta.
Menurut IHS, spare part termahal dari Google Glass adalah pada frame-nya yang berharga 22 Dolar atau Rp251 ribu. Bagian termahal, masih menurut IHS, adalah lensa perseginya. Lensa buatan perusahaan Taiwan, Himax Technologies itu dihargai 20 Dolar atau sekitar Rp228 ribu.
IHS bukan yang pertama. Sebelumnya, Teardown.com juga pernah melakukan hal yang sama. Malah, situs itu menemukan Google Glass dibuat hanya dengan modal 79,78 dolar atau Rp900 ribu.
Pernyataan itu sudah dibantah oleh Google.
"Kami menghargai upaya Teardown.com untuk menebak harga Glass (Google Glass), namun perkiraan mereka meleset jauh," kata seorang juru bicara Google seperti dikutip eWEEK, awal bulan ini.
"Spare part Glass dan segalanya, bernilai lebih dari yang mereka perkirakan," imbuh juru bicara tersebut.
Namun, IHS mengakui bahwa perangkat itu memiliki nilai lebih tinggi dibanding dengan suku cadang pembuatnya. (Mashable)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga