Suara.com - Seorang pengguna Google Street View melapor Polisi setelah melihat foto yang diduga tindak kejahatan pada fitur Google Earth tersebut. Pada foto itu tampak seorang lelaki sedang membawa kapak dekat seorang lelaki lain yang berbaring di tepian jalan.
Si pengguna Google Street View menduga, si lelaki berkapak baru saja membunuh lelaki yang berbaring di jalan itu. Polisi pun segera melakukan penyelidikan ke Jalan Edinburgh, Inggris, tempat foto itu diambil.
Ternyata, dugaan si pelapor salah besar. Dua orang yang diduga sebagai pembunuh dan korbannya itu ternyata hanya berpura-pura.
Orang yang diduga pembunuh itu adalah Gary Kerr, seorang mekanik. Sementara si korban yang berbaring di jalanan tak lain adalah bos Gary, Dan Thompson.
Menurut pengakuan Thompson, ide untuk melakukan drama pembunuhan itu muncul secara tiba-tiba saat mereka melihat mobil pemotret Google Street View akan melintas. Secara spontan, Thompson langsung pura-pura berbaring di jalan. Kerr pun langsung menyambar kapak dan bertingkah seakan baru saja membacok Thompson dengan kapaknya. Di saat bersamaan, mobil Google Street View melintas dan memotret aksi mereka.
Alhasil, aksi konyol mereka pun terabadikan dalam foto dan dapat dilihat di Google Street View yang bisa diakses siapapun di seluruh dunia. Beruntung, Polisi masih memaafkan aksi mereka dan tidak menyeret duo iseng itu ke meja hijau. (News.com.au)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim