Suara.com - Berjalan kaki sambil menggunakan telepon seluler kini bisa menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas. Sering terjadi, karena asyik menggunakan ponsel, pejalan kaki tidak memerhatikan lalu lintas dan menjadi korban tabrakan.
Tetapi di Cina, ada solusi untuk pecandu ponsel yang gemar berjalan kaki. Chongqing, sebuah kota di Cina, menyediakan jalur khusus bagi pejalan kaki yang menggunakan ponsel.
Jalur tersebut ditandai dengan panah dan gambar sebuah telepon. Rambu yang tertulis dalam bahasa China dan Inggris tersebut berbunyi; "Jalur telepon selular pertama di China" dengan gambar diagram jalurnya.
Namun New York Times China melaporkan bahwa masih banyak warga yang memakai halur biasa untuk jalan.
Ide jalur khusus ponsel sendiri bukan asli Cina. Gagasan itu sebenarnya sudah diuji coba pada Agustus lalu di Washington DC, dengan dibuatnya sebuah jalur yang khusus dilewati oleh pengguna smartphone.
Uji coba itu ditayangkan dalam siaran televisi National Geographic berjudul "Mind Over Masses". Acara itu pada dasarnya mengemukakan cara-cara kreatif yang dikembangkan manusia dalam menghadapi masalah sehari-hari.
Sayangnya, malah banyak pejalan kaki yang mengeluarkan ponselnya untuk memotret rambu tersebut atau bahkan melewati rambu tanpa menyadarinya.(News.com.au)
Berita Terkait
-
Potret Perayaan Imlek di Sejumlah Daerah di Indonesia
-
Apakah Orang Islam Boleh Merayakan Imlek? Ini Aturannya
-
Fakta Baru CCTV: Korban Kecelakaan Maut Transjakarta di Pondok Labu Sempat Sempoyongan
-
Imlek Perayaan untuk Agama Apa? Begini Makna Aslinya
-
Warna Baju Apa yang Tidak Boleh Dipakai saat Imlek?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Mengapa HP Xiaomi Global Baterainya Lebih Kecil dari Versi China? Ini Alasan Sebenarnya
-
Parade 6 Planet Siap Hiasi Langit di 28 Februari 2026, Catat Waktu Terbaik Melihatnya
-
JVC Hadirkan Perangkat Wearable dengan Pengalaman Mendengarkan Lebih Natural
-
39 Kode Redeem FF 24 Februari 2026 dan Cara Dapat 90 Diamond Gratis ShopeePay
-
Kedaulatan Digital di Era AI: Tool Baru Ubah Audit Cloud yang Rumit Jadi 20 Menit
-
realme 16 Series 5G Resmi Meluncur 10 Maret 2026: Kamera 200MP + 50MP Periscope Pertama di Segmennya
-
33 Kode Redeem FC Mobile 24 Februari 2026 dan Cara Klaim Jutaan Gems Gratis
-
5 HP Alternatif Infinix Note 60 dengan Harga Lebih Hemat, Performa Juara!
-
Garmin Indonesia Ungkap Tren Wellness 2026: Detoks Digital, Mindfulness, hingga Eco-Living
-
22 Kode Redeem FC Mobile 24 Februari 2026, Menanti Maradona Hingga Johan Cruyff