Suara.com - Pabrikan perangkat teknologi LG sudah sempat mencengangkan dunia dengan layar fleksibelnya. Kini, layar fleksibel yang bahkan dikabarkan bisa digulung, itu akan dibuat dengan proses produksi yang lebih murah.
Sebagaimana dikutip laman CNet, peneliti LG menyebutkan bahwa pihaknya akan mengubah proses produksi dan mengganti material yang digunakan untuk membuat layar.
Salah seorang peneliti di LG R & D Center, Kim Kyung Min, menyebutkan bahwa pihak LG akan menggunakan bahan tembaga, serta menggunakan teknologi "roll to roll" untuk mengurangi ongkos produksi panel layar fleksibel itu.
Panel tersebut dibuat dengan metode printing "roll to roll" melewati dua roll selama produksi. Hal ini menurut, Kyung Min, memungkinkan pihak LG untuk memproduksi layar yang lebih fleksibel dibandingkan sebelumnya.
Lebih jauh, metode ini juga sekaligus membantu mengurangi ongkos produksi, yang dengan demikian menurunkan harga panel dan membuatnya lebih menarik bagi konsumen. [Deny Yuliansari]
Berita Terkait
-
Mesin Cuci AQUA Eco-Wash Series FQW-850900QD Andalkan Steam dan Anti Bacterial Treatment
-
Prabowo Minta Kampus Kuasai Teknologi Perkapalan
-
Riset Terbaru Ungkap Dampak Teknologi AI Terhadap Pilihan Pekerjaan Gen Z
-
JMTC Jadi Percontohan Command Center Tol, Danantara Apresiasi Transformasi Digital Jasa Marga
-
Installer AC Indonesia Punya Kesempatan Tampil di ASEAN, MCFIT 2026 Resmi Bergulir
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim