Suara.com - Nokia dilaporkan telah berhasil menjual aplikasi petanya, Here Map, kepada konsorsium mobil Jerman dengan harga US$2,71 miliar atau sekitar Rp36,4 triliun. Perjanjian tersebut dipastikan akan membuat pabrikan mobil bisa menggunakan navigasi dan peta di dalam kendaraan.
Meski belum dilaporkan adanya deal resmi, tiga merek yang menjadi pembeli terbesar dari konsorsium tersebut adalah Volkswagen, Daimler, serta BMW. Sebagaimana diberitakan sejumlah media teknologi, ketiganya disebut berhasil menurunkan harga pembicaraan sebelumnya yang mencapai US$4 miliar atau sekitar Rp53,6 triliun.
Nokia disebut menjual seluruh unit Here Map, sehingga pihak konsorsium bisa melanjutkan perawatan dan pengembangan sendiri dengan mempekerjakan pengembang atau developer. Rencananya, konsorsium ini masih akan menawarkan jasa peta ini ke beberapa produsen otomotif lain, seperti Fiat Chrysler, Renault, Peugeot, Ford, Toyota dan General Motors.
Dalam rencana konsorsium, seluruh merek mobil yang ikut serta akan bisa menggunakan jasa peta Here Map tanpa perlu lagi membayar izin lisensi. Ini disebut akan memudahkan pabrikan yang selama ini harus membayar cicilan penggunaan jasa peta dalam kendaraan.
Dengan berkurangnya biaya tersebut, namun tetap dengan fitur dan pelayanan yang sama, pabrikan diklaim kelak bisa lebih hemat setiap tahunnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Habis Libas Kamboja 5-1, Pelatih Timor Leste Gemetar Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Pilih Fokus Kerja, Istana Tak Ambil Pusing Survei Kepuasan Publik ke Prabowo Merosot Tajam
-
Permata Bank Cetak Laba Bersih Tumbuh 4,5 Persen pada Semester I-2026, Kredit Naik Jadi Rp171,2 T
-
Ramalan 12 Zodiak 31 Juli 2026: Jalur Baru Bawa Keberuntungan, Leo Menuju Sukses
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas
-
Gran Turismo: Kisah Inspiratif Seorang Gamer Menuju Dunia Balap Profesional
-
Puluhan Warga Tulungagung Tumbang Keracunan MBG, Kasus Sengaja Ditutup-tutupi?
-
Wuling Aira ev Bertema Toy Story Curi Perhatian di GIIAS 2026
-
Bea Cukai Pamer Kawasan Berikat Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Setoran Pajak Tembus Rp 21,41 T
-
Bea Cukai Ungkap 80% Nilai Ekspor CPO Berasal dari Kawasan Berikat