Suara.com - Fenomena supermoon atau bulan super pertama di 2015 berlangsung malam ini (30/8/2015). Maka jangan heran jika Anda keluar rumah, bulan yang purnama terlihat lebih terang dari malam-malam lain.
Pulan purnama malam ini disebut supermoon karena ukurannya 12 sampai 14 persen lebih besar ketimbang bulan purnama di waktu lain dan cahayanya 25 sampai 30 persen lebih terang.
Bulan super bisa terjadi semata-mata karena perubahan alam. Malam ini posisi bulan lebih dekat dengan Bumi ketimbang sebelumnya. Para astronom mengatakan bahwa malam ini jarak antara bulan dan Bumi hanya 360.000 kilometer.
Maka jangan heran pada malam ini gelombang pasang akan lebih tinggi ketimbang malam bulan purnama lainnya, karena gaya gravitasi bulan akan lebih terasa di permukaan Bumi.
Menurut Space.com, situs berisi informasi tentang antariksa, lazimnya sepanjang tahun akan ada dua atau tiga kali supermoon. Adapun di 2015 peristiwa supermoon kedua akan bisa disaksikan pada 29 September mendatang. (News.com.au)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen
-
LDA Keraton Solo Ancam Buka Paksa Akses yang Dikunci, Penghalang Revitalisasi Bakal Dipidanakan
-
Iran Terancam Balasan Fatal karena Bunuh Tentara Donald Trump
-
Argentina Kalah di Final, Kata-kata Messi di Ruang Ganti Munculkan Spekulasi Liar
-
Bagi-Bagi Google Gemini Plus Gratis 6 Bulan, Bebaskan Fitur AI Canggih untuk Jutaan Pengguna XLSmart
-
Pernikahan Mewah Berujung Utang: Saat Gengsi Mengalahkan Kondisi Keuangan
-
Saham Konglomerat Kompak Naik, IHSG Betah di Level 6.300
-
Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Mimpi, Dampingi Anak Yatim Berani Wujudkan Cita-cita
-
Jadi Tokoh Antagonis Argentina di Final Piala Dunia 2026, Enzo Fernandez Buka Suara
-
KPK Bongkar Modus 'Pinjam Bendera' yang Jerat Bupati Lombok Barat