Suara.com - Hasil pindai fosil jenazah warga Kota Kuno Pompeii mengungkap dua temuan mengejutkan. Pertama, warga yang terbunuh dalam letusan Gunung Vesuvius itu memiliki susunan gigi yang sempurna, kedua, ternyata sebagian besar tewas akibat tertimpa bangunan dan benda-benda lain, bukan akibat menghirup asap letusan seperti yang diyakini selama ini.
Soal gigi warga yang sempurna, menurut para ilmuwan, dikarenakan warga suka mengkonsumsi makanan rendah gula namun kaya serat.
"Penduduk Pompeii makan banyak buah dan sayuran, namun sedikit gula," kata seorang pakar gigi seperti dikutip Telegraph.
"Mereka punya menu lebih baik dari kita dan memiliki gigi yang benar-benar sehat," sambungnya.
Penduduk Pompeii juga diuntungkan dengan melimpahnya kandungan fluorine dalam udara dan air di sekitar Gunung Vesuvius.
Temuan itu didapat setelah ilmuwan melakukan CT scan pada sisa-sisa jenazah penduduk yang terbalut adonan kapur.
Hasil pemindaian itu juga mengungkap bahwa banyak korban yang mengalami cedera pada bagian kepala, akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Lansiran Atlantic, klaim itu diperkuat dengan sebuah temuan surat kuno dari seorang sepupu kepada salah satu korban. Di surat itu tertulis, penduduk melindungi kepala mereka dengan bantal saat bencana terjadi.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Putus dalam Tabrakan, Kepala Bayi Ini Berhasil Disambung Kembali
Para ilmuwan hingga saat ini masih terus melakukan studi untuk membuat rekonstruksi 3 dimensi dari susuna gigi dan tengkorak korban, termasuk diantaranya adalah seorang bocah, seekor anjing, dan babi hutan.
Kepada The Local, departemen arkeologi Pompeii mengatakan mereka akan merampungkan analisis terhadap 86 sisa-sisa jenazah yang ditemukan di Pompeii, untuk mengetahui usia, jenis kelamin, konsumsi makanan mereka semasa hidup, hingga penyakit apa yang mereka derita dan berasal dari kelas masyarakat mana.
Kota Pompeii merupakan kota Romawi kuno yang kini terletak di Naples, Campania, Italia. Kota itu runtuh dan tertimbun abu letusan Gunung Vesuvius pada tahun 79 Sebelum Masehi. (Newser)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Cerita Sukses Seleb Instagram Raup Ribuan Dollar Lewat Selfie
Aksi Perempuan Menari di Atap Mobil Sedan Macetkan Lalu Lintas
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan