Suara.com - Ya, burung merpati dianggap sebagai burung yang hebat. Pasalnya, sebuah penelitian menunjukkan bahwa burung merpati bisa mendeteksi adanya kanker payudara pada perempuan secara akurat. Padahal dokter butuh bertahun-tahun mempelajarinya melalui bangku kuliah.
Menurut peneliti dari University of California Davis Medical Center, burung merpati memiliki kemampuan visual memori yang baik. Oleh karena itu, ketika disodori hasil scan rontgen payudara perempuan, merpati bisa menemukan titik dimana kanker bersemayam.
"Merpati yang kami uji memang telah dilatih selama beberapa hari untuk mendeteksi adanya kanker. Tapi setelah pengujian, merpati memiliki akurasi yang baik dalam menemukan adanya kanker payudara," ujar peneliti utama, dr Richard Levenson.
Pengujian, lanjut Richard dilakukan dengan memperlihatkan dua gambar berbeda kepada merpati. Gàmbar pertama merupakan hasil rontgen payudara normal sedangkan gambar kedua merupakan gambar payudara yang memiliki tumor kanker. Merpati pun bisa mendeteksi gambar mana yang memang terindikasi adanya kanker payudara.
"Merpati ternyata memiliki kemampuan seperti seorang patolog," ujar Richard.
Namun bukan berarti deteksi yang dilakukan merpati selalu akurat. Richard menambahkan, jika warna dan tingkat keterangan diubah, kemampuan merpati dalam mendeteksi juga akan terpengaruh.
Namun, ia tak menampik bahwa ide menggunakan bantuan burung merpati dalam mendiagnosis kanker merupakan ide cemerlang. Mengingat jumlah patolog dan radiolog yang masih sangat minim.
"Bisa dipertimbangkan untuk melibatkan burung merpati dalam membantu pekerjaan kami mendeteksi adanya kanker payudara," pungkasnya. (Reuters)
Berita Terkait
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Menkes Budi: Cowok Perokok Red Flag, Perempuan Bakal Tanggung Risiko Kanker
-
Inovasi Terapi Kanker Kian Maju, Deteksi Dini dan Pengobatan Personal Jadi Kunci
-
Kisah Pasien Kanker Payudara Menyebar ke Tulang, Pilih Berobat Alternatif Dibanding Kemoterapi
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
5 Weton Paling Sakral dan Sakti, Punya Kekuatan Terpendam Menurut Primbon Jawa
-
9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
-
Kaesang Maju di Dapil Puan, Ganjar: Silakan, Saya Masih Yakin Jateng Kandang Banteng!
-
Bertabur Bintang Beken, 5 Drakor Adaptasi Webtoon Ini Malah Anjlok di TV Korea
-
Update Bentrok Berdarah di Menteng: Satu Korban Meninggal di RSCM, Lainnya Kritis
-
Kronologi Duel Remaja Viral di Palembang, Fakta Baru Terungkap setelah Polisi Turun Tangan
-
Kronologi Bentrok Berdarah di Menteng: 2 Orang Terluka, 3 Ditangkap Polisi
-
Soroti Kasus Pria Tewas usai Dituding Curi Ayam, Hasto: Kontras dengan Kasus Jampidsus
-
5 Smartwatch yang Bisa QRIS BCA, Transaksi Makin 'Sat-Set'