Suara.com - Dibandingkan dengan 10 tahun lalu, teknologi sudah berkembang pesat. Salah satu teknologi yang perkembangannya sangat pesat adalah smartphone. Bukan hanya hadir dalam berbagai sistem operasi serta desain yang dibekali fitur inovatif, smartphone juga telah mengubah cara hidup kebanyakan penggunanya. Smartphone juga membuat orang dengan mudah terhubung ke dunia luar.
Secara sadar, perkembangan smartphone memang memudahkan hidup. Namun sadarkah Anda bahwa smartphone juga membawa dampak buruk, terutama bagi para remaja.
Siapa yang tidak suka menggunakan smartphone? Bentuknya sederhana, tidak repot untuk dibawa, dan didukung banyak aplikasi yang memudahkan kehidupan. Jika dulu spesifikasinya pas-pasan, sekarang smartphone memudahkan dalam bekerja berkat spesifikasinya yang mulai melebihi komputer. Berikut dampak buruk Smartphone bagi remaja.
1. Penglihatan Terganggu
Smartphone itu mengeluarkan sinar biru yang bisa membuat penglihatan terganggu? Jika mata terus-terusan menatap layar smartphone dalam waktu yang lama, misalnya chatting atau main game. Lama kelamaan penglihatan mata akan berkurang sehingga membuat pandangan menjadi kabur. Untuk menjaga agar mata tetap sehat selama menggunakan smartphone, kamu bisa menggunakan aplikasi Bluelight Filter. Meski demikian tetap hindari penggunaan smartphone secara berlebihan.
2. Sakit Kepala
Sakit kepala biasanya dianggap hanya efek kurang tidur. Padahal sebenarnya sakit kepala merupakan efek lanjutan dari terlalu lama melihat layar smartphone. Dampak buruk layar biru smartphone bagi remaja membuat jam biologis menjadi terganggu, salah satunya adalah pola tidur yang tidak sehat, sehingga menyebabkan sakit kepala.
3. Mengganggu Pendengaran
Dampak buruk smartphone bagi remaja selanjutnya adalah menyebabkan gangguan pendengaran. Hal ini bisa disebabkan akibat mendengarkan musik atau memutar video sambil menggunakan headphone. Mendengarkan musik menggunakan headphone atau earphone memang mengasyikan, apalagi di tengah keramaian atau sambil mengendarai motor agar tidak bosan. Tapi ingat, mendengarkan musik di smartphone menggunakan earphone dengan volume tinggi bisa mengakibatkan pendengaran terganggu.
4. Kelainan Postur Tubuh
Usia remaja adalah usia yang gampang sekali merasa asyik terhadap sesuatu, tidak terkecuali memainkan smartphone. Saking asyiknya chatting dengan teman atau pacar, membuat mereka sering bungkuk-bungkukchatting sambil duduk menunggu sesuatu. Jika iya, segera hentikan jika tidak ingin nantinya bungkuk. Selain bungkuk, keseringan chatting di smartphone juga beresiko membuat jari kelingking bengkok.
5. Mengurangi Daya Tangkap Otak
Bukan hanya mempengaruhi fisik, dampak buruk smartphone bagi remaja juga berakibat fatal pada otak. Meski belum ada bukti ilmiah tentang dampak radiasi smartphone terhadap otak manusia, namun smartphone bisa membuat daya talar remaja menurun. Hal ini karena remaja yang sering menggunakan smartphone akan mengandalkan smartphonenya untuk melakukan berbagai hal yang berhubungan dengan penalaran, yakni merekam percakapan, mencari apa-apa di Google, dan lainnya. Dampaknya otak tidak dilatih untuk terbiasa mengingat sesuatu jika terus menerus mengandalkan smartphone, sehingga daya nalar pun berkurang.
6. Mengurangi Interaksi Sosial
Remaja sering janjian untuk ketemuan dengan teman lewat aplikasi chatting di smartphone. Saat bertemu di tempat yang dijanjikan, biasanya kamu bukannya asyik ngobrol dengan teman-teman, tapi malah sibuk dengan smartphone untuk bikin status Facebook, hingga membalas pesan yang masuk. Hasilnya interaksi dengan teman-teman pun berkurang. Bahkan tidak sedikit yang sampai lupa waktu dan asyik sendiri gara-gara main game di smartphone.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan