Suara.com - Jangan pernah anggap remeh foto yang kamu gunakan di akun media sosial. Dari file yang besarnya tak seberapa itu, gambaran besar tentang kepribadian kamu bisa diketahui.
Sebuah penelitian terbaru dari sejumlah ilmuwan di University of Pennsylvania, Amerika Serikat menunjukkan bahwa foto profil di media sosial Twitter bisa mengungkap kepribadian pemilik akun.
Studi bertajuk "Analyzing Personality through Social Media Profile Picture Choice" yang dipresentasikan dalam arena International Conference on Web and Social Media (ICWSM) di Koln, Jerman pada Mei kemarin itu disusun berdasarkan riset terhadap foto profil dari 66.000 pengguna Twitter di dunia.
Dari riset itu ditemukan bahwa ada lima tipe kepribadian manusia berdasarkan foto profil di akun Twitter mereka. Berikut adalah kelimanya"
1. Terbuka
Golongan pertama ini adalah mereka yang terbuka dengan pengalaman baru. Mereka biasanya tak ragu untuk memamerkan gaya-gaya aneh di foto profil Twitter mereka.
Mereka paling sering memasang foto sedang bersama objek tertentu seperti gitar, pohon, atau benda menarik lainnya yang menonjolkan keterampilan mereka. Mereka tak ragu berfoto menggunakan kacamata dan menonjolkan wajah di dalam frame foto.
Akan tetapi, meski menonjolkan keterampilan dalam foto profil, mereka cenderung menyukai foto yang hambar, kurang berwarna, dan kadang-kadang terlihat marah atau sedih.
2. Neurotik
Kelompok ini adalah yang bermasalah dalam mengendalikan emosi negatif. Alhasil mereka jarang menampilkan wajah sendiri di foto profil dan menggantinya dengan foto objek lain seperti mobil, bangunan, atau binatang peliharaan.
Tetapi orang-orang neurotik yang memajang wajah sendiri sebagai foto profil akan cenderung memilih foto yang mencitrakan mereka sebagai sosok yang datar atau netral.
3. Conscientious
Kelompok ini ciri-cirinya selalu berusaha menunjukkan emosi positif dalam foto-foto mereka. Tetapi jangan tertipu, kelompok ini memang berusaha keras untuk tampil sempurna dalam foto profil.
Dalam foto-foto profilnya mereka berusaha terlihat lebih tua dari usia sebenarnya. Mereka tak ragu mengenakan setelah rapih dan resmi atau kacamata agar terlihat lebih tua dan dewasa.
4. Agreeable
Kelompok ini adalah yang paling ceria, murah senyum, dan gemar memasang foto bersama orang lain di profil Twitter. Biasanya foto mereka penuh warna, diisi oleh orang-orang yang sedang tertawa.
Kualitas foto profil sendiri lazimnya jelek, tak seimbang, dan kadang buram. Ini karena mereka tak begitu risau dengan aspek-aspek detil dan lebih fokus untuk bersenang-senang bersama komunitasnya.
5. Ekstrovert
Sesuai namanya kelompok ini adalah yang sering memasang foto penuh warna dan penuh tawa (sama dengan kelompok keempat). Bedanya, mereka adalah kelompok yang menggunakan foto dengan kualitas paling buruk.
Foto-foto kelompok ekstrovert, tulis para peneliti, sama sekali tak memiliki permainan warna yang indah, yang membuat foto memuaskan dari sudut pandang seni.
Kelompok ini juga sering memasang foto profil bersama orang-orang muda. Mereka juga lebih ingin terlihat lebih muda. (The Telegraph)
Berita Terkait
-
Life Update di Media Sosial: Cara Gen Z Saling Berkabar di Era Digital
-
Selamat Datang di Era Attention Economy: Ketika Kebenaran Kalah Penting dari Sensasi Viral
-
Di Balik Ilusi Media Sosial dan Ekspektasi: Belajar Hadir dan Menerima Jalur Hidup yang Tak Linear
-
Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia
-
Budaya Oversharing Mulai Ditinggalkan, Bukti Gen Z Sadar Buat Jaga Privasi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan