Suara.com - Samsung, pada Selasa (11/10/2016), meminta semua rekanan distribusinya di dunia untuk tak lagi menjual telepon seluler pintar Galaxy Note 7. Permintaan setelah muncul sejumlah laporan tentang terbakarnya unit-unit pengganti dari ponsel yang sempat direcall pada awal September lalu itu.
"Kami sedang bekerja sama dengan badan-badan yang relevan untuk menyelidiki laporan-laporan terbaru yang melibatkan Galaxy Note 7," bunyi pernyataan Samsung dalam website resminya.
"Karena keamanan pelanggan adalah prioritas utama kami, maka Samsung akan meminta semua rekanan peritel di dunia untuk tak lagi menjual atau menukar Galaxy Note 7 selama penyelidikan berlangsung," bunyi pernyataan itu lebih lanjut.
Sebelumnya Samsung juga telah meminta agar para pemilik Galaxy Note 7 untuk tak menggunakan lagi gadget tersebut.
Sementara rekanan Samsung di Amerika Serikat sejak akhir pekan lalu sudah memutuskan untuk tak lagi menjual dan menerima penukaran Galaxy Note 7. Keputusan itu diambil setelah muncul setidaknya empat laporan terbakarnya Galaxy Note 7 di AS selama sepekan kemarin.
Galaxy Note 7 sendiri sudah bermasalah tak lama setelah diluncurkan pada Agustus lalu. Samsung sudah menarik kembali sekitar 2,5 juta Galaxy Note 7 di seluruh dunia pada awal September. Alasannya karena baterai pada gadget tersebut diduga mengalami cacat sehingga mudah terbakar.
Semua pelanggan diminta untuk memulangkan ponsel pintar itu ke gerai-gerai Samsung dan mereka akan mendapatkan Galaxy Note 7 baru sebagai pengganti, yang diklaim sudah aman.
Tetapi setelah gadget pengganti mulai didistribusikan pada akhir September, laporan-laporan baru tentang kembali terbakarnya Galaxy Note 7, mulai muncul. Bahkan pada pekan lalu seorang pengguna melaporkan bahwa Galaxy Note 7 miliknya terbakar di dalam pesawat.
Kepala lembaga perlindungan konsumen AS (CPSC), Elliot F. Kaye menganggap langkah Samsung tersebut memang sudah semestinya dilakukan.
"Tidak seharusnya konsumen khawatir, bahwa ponsel pintar yang digunakan justru bisa membahayakan mereka, keluarga, dan properti mereka," kata Kaye seperti dikutip CNNMoney.
Bagai efek bola salju, skandal Galaxy Note 7 tersebut membuat harga saham Samsung di Seoul turun 5 persen pada Selasa pagi ini.
Berita Terkait
-
Terpopuler: HP Chipset Apa yang Bagus? Ini 3 Pilihan Samsung Rp2 Jutaan
-
Galaxy S26 Ultra Jadi Andalan Bernadya, Ini Rahasia Mengabadikan Momen Kreatif Tanpa Takut Terlewat
-
3 Pilihan HP Samsung Rp2 Jutaan dengan RAM dan Kamera Terbaik
-
Samsung Galaxy A57 5G Resmi di Indonesia, HP dengan Kamera Mumpuni dan Baterai Tahan Lama
-
Samsung Galaxy A27 5G Resmi Terungkap, Layar 120Hz dan Update hingga 2032
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
iPhone 17 Pro Max vs Vivo X300 Ultra: Raja Flagship Kamera, Mending Mana?
-
Tim Cook Bongkar Alasan Kenaikan Harga iPhone, Produk Ini Paling Berdampak
-
Terpopuler: HP Chipset Apa yang Bagus? Ini 3 Pilihan Samsung Rp2 Jutaan
-
Lenovo ThinkPad Disebut Siap Hadapi Kondisi Ekstrem, Apa Rahasianya?
-
3 Pilihan HP Samsung Rp2 Jutaan dengan RAM dan Kamera Terbaik
-
Meta Siapkan Fitur AI dan Live Chat untuk Piala Dunia 2026
-
6 HP Mulai Rp1 Jutaan dengan Kamera Ultrawide Jernih, Hasil Foto Luas dan Tajam
-
Galaxy S26 Ultra Jadi Andalan Bernadya, Ini Rahasia Mengabadikan Momen Kreatif Tanpa Takut Terlewat
-
6 Tips Memilih HP Rp1 Jutaan Terbaik agar Tak Salah Beli di 2026
-
Lenovo Bawa Solusi AI End-to-End ke Indonesia, Siap Percepat Transformasi Digital Perusahaan