Suara.com - Lenovo Indonesia, pada Rabu (22/3/2017), meluncurkan telepon seluler pintar terbaru, Moto M, di Jakarta. Ponsel pintar yang diperkenalkan di dunia pada November 2016 lalu itu memiliki bodi logam, baterai berkapasitas besar, serta prosesor dan RAM yang bisa menjalankan
Country Lead Lenovo Mobile Business Group Indonesia Andrie R. Suhadi mengatakan Moto M menjadi produk ketiga Motorola tahun ini. Moto M menyasar segmen konsumen kelas menengah.
"Menurut data hasil riset, smartphone kelas menengah dengan harga Rp2,5-4 juta (penjualannya) mencapai 10 juta unit pada tahun lalu. Segmen kelas menengah sudah hampir 30 persennya (dari pasar)," jelas Andrie.
Moto M dibanderol Rp3.999.000. Smartphone dengan dua pilihan warna, Gold dan Silver, ini akan tersedia 22-26 Maret di enam situs belanja online yakni Blibli.com, Bhinneka.com, Erafone.com, Dinomarket.com,Lazada.co.id, serta Mataharimall.com.
Tampilan Moto M memperlihatkan desain unibody full-metal, layar Full HD 5.5 inchi.
"Full-metal desain memungkinkan konsumen untuk bergaya sehari-sehari. Di segmen ini, kompetitor lain layarnya masih HD, kami memberikan Full HD," terang Andrie.
Kegiatan multi-tasking beperforma tinggi dari Moto M, di sisi lain, didukung oleh prosesor Mediatek Helio P15 64-bit octa-core 2.2GHz, RAM 4 GB, sistem operasi Pure Android Marshmallow, dan 4G LTE Cat6 berkecepatan hingga 300Mbps melalui kerjasama dengan Indosat Ooredoo. Memori internalnya sendiri 32GB.
Sebagai pelengkap, Moto M diberkahi speaker belakang dengan teknologi Dolby Atmos, kamera belakang 16MP plus kamera depan 8MP, sensor sidik jari ultra cepat, sampai water-repellent nano-coating demi melindungi dari tetesan maupun cipratan air.
Kamera Moto M mempunyai Auto Focus serta Dual LED Flash Correlated Colour Temperature (CCT) untuk warna yang lebih natural, konsisten, cerah. Ada pula mode beautification ditambah berbagai filter di kamera depan.
Di sektor baterai, Moto M disokong baterai 3.050 mAh, juga fitur rapid charger 10W. Ada pula Dual nano SIM Card, USB-c port, 3.5 mm headseat jack.
Berita Terkait
-
Motorola Razr Fold Resmi Dijual Rp26 Jutaan, HP Lipat dengan Baterai Besar dan Layar 8,1 Inci
-
Motorola Moto G77 Power Resmi Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera Sony LYT-600
-
Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan