Suara.com - Ular merupakan salah satu hewan yang paling berbahaya di dunia. Binatang ini bisa membunuh mangsanya dengan setetes racunnya.
Bahkan mereka bisa menelan makhluk hidup lainnya yang tubuhnya jauh lebih besar darinya. Termasuk pawang ular sekalipun.
Hal ini dialami pawang ular yang didapuk sebagai king cobra dari Sorgogon, Filipina bernama Elies "Peter" Lenturio. Ia tewas akibat dipatuk ular peliharaannya sendiri di bagian tangan kirinya.
Melansir laman Viral4real, awalnya Lenturio tengah membuka kotak u-box yang ada di motornya. Secara kebetulan ekor ulat terjepit di dalamnya. Sejurus kemudian ular itu langsung menerjang dan menggigit tangan kiri Lenturio.
Merasa marah, Lenturio pun langsung membunuh ular peliharaannya itu. Namun, bukannya ia pergi ke rumah sakit untuk mengobati lukanya ia malah pulang ke rumah dan minum. Kemudian ia menuju ke kamarnya dan langsung tertidur.
Keesokan harinya sang teman terkejut saat menemukan Lenturio mengeluarkan busa di mulutnya. Segera ia dilarikan ke rumah sakit, namun sayangnya sudah terlambat, Lenturio dinyatakan meninggal.
Untuk diektahui, Lenturiomenjadi pawang ular sejak berusia 15 tahun, tapi hal itu tidak menyelamatkannya dari gigitan ular peliharaannya sendiri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan
-
Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru
-
PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian
-
Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point
-
PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi
-
PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026
-
Viral Karpet Biru dan Baliho Sambut Kedatangan Prabowo di Kalteng, Berapa Biayanya?
-
Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM
-
Harga Tiket Masuk Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Bisa Tembus Mekkah