Suara.com - Setiap rumah makan memiliki caranya masing-masing untuk mempromosikan usahanya. Semakin unik sebuah promosi, maka akan semakin banyak pula yang penasaran dengan rumah makan tersebut.
Sebagaimana diunggah oleh akun @Owaala di Twitter, sebuah rumah makan menuliskan daftar harga di menu dengan cara yang sedikit berbeda.
Alih-alih menggunakan harga normal, rumah makan tersebut malah menggunakan kata "juta" untuk setiap makan. Tentu saja, hal tersebut langsung menjadi perhatian warganet karena dianggap tak wajar.
Dalam gambar tampak harga sebuah pop mie yang dihargai Rp7 juta. Selain itu, seporsi sate padang yang dihargai Rp20 juta. Segera saja, menu rumah makan ini langsung mendapat reaksi warganet.
Kendati demikian, sebagian warganet berpendapat bahwa harga yang dituliskan hanyalah sebuah gimmick untuk menarik perhatian konsumen.
"Edan. Hoyang Kayah mah Bebas!! Gaji setahun gak cukup buat makan sate," kata @hamsani94.
"Jutanya ganti ribu mungkin ya," ujar @BuanaKasendukan.
"Itu bayarnya pake uang apa pake daun bang," kata @juragan9030.
"Pop mie 7 juta? Bisa buat orang semonas tuh," canda @DjajaRider.
Baca Juga: Pamer Payudara di Instagram, Pedangdut Ini Dinasihati Warganet
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan