Suara.com - Badan intelijen AS (CIA) mulai merasa terancam dan merasa dimana-mana terawasi. Kini, CIA telah mengambil sikap tegas terhadap chipset Kirin 970 yang dipasangkan dengan kamera dual f/1.6 Leica dan sebuah Baterai 4000mAh.
Ya, kita berbicara tentang Mate 10 Pro atau "produk dan layanan" lainnya yang dibuat oleh Huawei atau ZTE.
Sikap tegas ini bersamaan dalam kesaksian Senat Selasa oleh kepala badan keamanan seperti CIA, FBI, NSA, dan lainnya.
Direktur FBI Chris Wray, terus mencatat bahwa mereka sangat prihatin dengan risiko membiarkan setiap perusahaan atau entitas yang terikat pada pemerintah asing, yang tidak memiliki nilai saham untuk berkuasa di dalam telekomunikasi pemerintah AS.
"Jaringan ... kapasitas secara jahat memodifikasi atau mencuri informasi dan menyediakan kapasitas untuk melakukan spionase yang tidak terdeteksi," katanya.
Nah, itu mungkin menjelaskan mengapa operator AS terpaksa membatalkan kesepakatan kerjasama dengan produk dan layanan dari Huawei dan ZTE, termasuk Mate 10 Pro.
Belum lama ini, beredar foto selebriti berasal dari akun iCloud, bukan ponsel Huawei, ditambah banyak handset dan komponen buatan Cina. Jadi, jika pemerintah di sana perlu memasang backdoor di ponsel konsumen, mungkin bisa.
Huawei menimpali masalah ini, dengan mengatakan bahwa telepon dan produk peralatan jaringannya digunakan di seluruh dunia tanpa ada perburuan data dan informasi konsumen.
Baca Juga: Bocoran Huawei P20 Bakal Konfigurasi 3 Kamera
"Huawei mengetahui berbagai aktivitas pemerintah AS yang tampaknya menjadi alasan terhambatnya bisnis Huawei di pasar AS. Huawei dipercaya oleh pemerintah dan pelanggan di 170 negara di seluruh dunia dan tidak memiliki risiko cybersecurity yang lebih besar daripada vendor ICT manapun," ungkap pernyataan Huawei. [Phoenarena]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah