Suara.com - Salah satu dari kalian pasti pernah nih masuk ke gedung bertingkat dan menemukan kejanggalan di sana.
Kalian juga pasti sudah tahu kalau nomor di lift gedung bertingkat kebanyakan tidak berurutan.
Atau dalam kata lain mereka sengaja menghilangkan angka-angka tertentu, seperti hilangnya angka 4 atau 13.
Diantara kalian ada yang pernah tahu tidak alasan dibalik angka tersebut?
Kali ini Hitekno akan ngebahas hal itu nih buat kalian.
Kepercayaan Budaya Tionghoa
Sebagian masyarakat banyak yang masih menganut pada kebudayaan Tionghoa yang masih memiliki kepercayaan fengshui di dalamnya.
Dalam fengsui angka empat itu dibaca "shi" yang jika diartikan bisa bermakna "mati".
Beda lagi dalam pelafalan Jepang, angka empat bermakna kesedihan.
Namun, dalam logika angka empat digambarkan seperti memiliki satu kaki yang tidak seimbang.
Seolah-olah pengertian ini menggiring kalian bahwa angka empat itu berdiri dengan satu kaki yang bisa jatuh kapan saja.
Dilihat dari kacamata lain, bahwa angka empat itu digambarkan mirip dengan kursi yang terbalik.
Sehingga, hal tersebut berarti tidak baik untuk sebuah keudukan atau jabatan.
Pengertian diatas menunjukkan bahwa angka 4 tersebut memang tidak ada yang memiliki arti yang baik bukan?
Baik itu untuk perusahaan ataupun untuk bangunan bertingkat tinggi seperti hotel dan lainnya.
Berita Terkait
-
Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan 27 Juli 2026, Rezeki Lancar dan Karier Bersinar
-
Laut China Selatan Jadi Rebutan, RI Diminta Tak Lupakan Potensi Ekonomi Natuna
-
Laut China Selatan Memanas! Pasukan Xi Jinping Tembakan Meriam ke Kapal Filipina
-
Perang Iran Belum Selesai, Trump Kini Tantang Rusia dan China hingga Ancam Putin
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
Terkini
-
KPK Kejar Jejak Setoran Rp4,1 Miliar, Saksi Kasus Etik Suryani Mulai Diperiksa
-
Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?
-
Geisz Chalifah Dipanggil KPK, Kasus Gratifikasi Tambang Batu Bara Rita Widyasari Kembali Bergulir
-
Pekerja Bangunan di Blitar Meregang Nyawa Saat Memlester Dinding, Polisi Selidiki Penyebabnya
-
A Spoonful of the Sea, Tradisi Ulang Tahun Korea yang Menghangatkan Hati
-
Pemkab Siak Klaim Tangani 152 Km Jalan Kabupaten yang Rusak
-
Rilis Final Trailer Film "Dan Bandung", Kisah Perjuangan Cinta Yang Siap Mengaduk Emosi Penonton
-
Buku The Principles of Power: Seni Menguasai Pengaruh Secara Etis
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Kejutan Survei SMRC: Jika Pilpres Digelar Sekarang, Prabowo Tidak Akan Terpilih Lagi