Suara.com - NASA melaporkan telah kehilangan kontak dengan robot eksplorasi Mars yang ditelan badai debu raksasa. Menurut laporan terbaru, Opportunity Rover telah jatuh dan pengendali tidak dapat mencapainya.
Saat ini, badai debu telah menggempur sejak akhir Mei dan kini meliputi seperempat dari planet ini. Para pengontrol berharap akan ada beberapa hari lagi sebelum ada cukup sinar matahari untuk mengisi ulang baterai Opportunity melalui panel surya.
Hanya dengan begitu kita akan tahu apakah ia telah bertahan dari badai Mars. NASA mengatakan bahwa kemungkinan kondisi baterai sudah mau habis dan hanya berfungsi satu jam, untuk menghidupkan pesawat ruang angkasa dalam pemeriksaan tingkat daya secara periodik. Badan antariksa meluncurkan Pelintas kembar Opportunity dan Spirit pada tahun 2003 untuk mempelajari batuan dan tanah Mars.
Spirit belum bekerja selama beberapa tahun. Tapi Opportunity telah menjelajah jauh melampaui masa misi yang diharapkannya. Opportunity Rover hanya dirancang untuk bertahan hidup selama 90 hari di permukaan Mars tetapi terus berputar selama 15 tahun.
Awal tahun ini, NASA akhirnya mengungkapkan nasib menyedihkan dari pesawat luar angkasa yang mati selama musim dingin Mars membeku hampir satu dekade lalu. Penyelidikan Phoenix menghabiskan waktu tiga bulan di Planet Merah, sebelum mati dalam kondisi 'gelap dan dingin' itu tidak pernah bertahan hidup. [Metro]
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga