Suara.com - Terkait dengan nilai tukar rupiah yang bergejolak, Xiaomi memutuskan menaikkan harga dua ponsel mereka, Redmi 5A dan Note 5.
"Dikarenakan perubahan nilai tukar uang, yang mana juga meningkatkan biaya komponen-komponen, kami akan menyesuaikan harga Redmi 5A dan Note 5," tulis keterangan Xiaomi.
Sebagaimana dikutip dari akun Twitter resmi Xiaomi Indonesia, harga Redmi 5A yang awalnya Rp 999.000 menjadi Rp 1.149.000.
Untuk Redmi Note 5 varian RAM 3 GB + ROM 32 GB kini dibanderol Rp 2.599.000, sedangkan varian RAM 4 GB + ROM 64 GB kini dihargai Rp 3.099.000.
Penyesuaian harga akan diberlakukan mulai hari ini, Senin (16/7/2018), di semua Mi Store dan flash sale di e-commerce.
Kebijakan tersebut langsung ditanggapi dengan beragam komentar oleh para Mi Fans. Beberapa ada yang mengkritik, tak sedikit pula yang mendukung.
"Karena banyak peminat maka harganya naik. Gitu aja kok repot," kata @eridgz.
"Membingungkan ya. Untung udah mulai males beli Xiaomi kalau jualannya begini," ucap @bigginting88.
Baca Juga: Resmi, Xiaomi Mi Max 3 Hadir 19 Juli
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BGN Tetapkan Kasus Keracunan MBG Kejadian Fatal, Ancam Sanksi Suspend SPPG dan Copot Kepala Dapur
-
Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan
-
Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya
-
Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung
-
Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru
-
RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni
-
Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat
-
Habiburokhman Sentil Konten Eben Martono: Rekam SPG GIIAS Tanpa Izin Bisa Dipidana