Suara.com - Samsung Electronics berencana merombak strategi smartphonenya pada pasar kelas menengah untuk menarik lebih banyak generasi milenial. Alih-alih memperkenalkan teknologi baru ke dalam seri unggulan Galaxy S dan Note, CEO Koh Dong Jin (DJ Koh) berjanji akan membawa fitur-fitur canggih ke model yang lebih murah.
Dilansir dari CNBC, Koh Dong Jin mengatakan, Samsung mengubah strategi tersebut untuk seri smartphone Galaxy A yang ditargetkan untuk kelas menengah. Dikabarkan smartphone kelas menengah selanjutnya akan tiba pada akhir tahun ini.
Langkah ini diambil setelah lambatnya penjualan handset Samsung dan perusahaan menghubungkannya dengan peluncuran Galaxy S9. Pada saat yang sama, vendor lain juga meluncurkan perangkat dengan spesifikasi tinggi namun dengan harga yang lebih murah dan hal itu memberi tekanan pada Samsung di segmen pasar yang biasanya mendominasi.
Meskipun terjadi perlambatan global, beberapa pasar seperti India dan negara-negara lain di Asia Tenggara semakin berkembang. Itu adalah pasar yang ingin dicoba oleh Samsung dengan perangkat yang akan datang.
Selain itu, pergeseran strategi tersebut juga upaya untuk menarik lebih banyak pengguna milenium. Koh Dong Jin juga menambahkan bahwa awal tahun ini, dia mengubah organisasi riset dan pengembangan mobile Samsung dan perencanaan produk untuk mempersiapkan perubahan. Artinya, ada kemungkinan Samsung akan lebih sering merilis model kelas menengah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur