Suara.com - Salah satu video yang diunggah akun @taufikstark_ menjadi viral di Twitter baru-baru ini. Pasalnya, dalam video tersebut terlihat seorang bocah asik main lumpur, ibunya lalu dibuat pusing oleh tingkah kocaknya ini.
''Ulah nyepretan ka emak nya yaAllah ya Kariim'' tulis @taufikstark_ dalam unggahan pada Rabu (23/01/2019) ini.
Dalam video berdurasi 30 detik ini, terlihat seorang bocah laki-laki asik bermain di kubangan lumpur di sebuah pekarangan rumah perkampungan yang sepertinya baru saja diterjang hujan.
Terlihat bahagia banget, bocah laki-laki tersebut menikmati waktunya sambil telanjang bulat dengan sekujur tubuh yang sukses dipenuhi lumpur berwarna coklat ini.
Dari kejauhan, sang ibu yang merekam video yang viral di Twitter ini menghampirinya sambil beberapa kali mengeluh dan dibuat tertawa karena aksi kocak anaknya ini.
Tidak peduli dengan kedatangan ibunya, aksi kocak bocah ini malah semakin menjadi-jadi. Beberapa kali dirinya membenamkan kepala ke dalam lumpur tersebut.
Makin dibuat pusing ibunya, bocah yang tidak diketahui identitasnya ini malah tiduran di lumpur sambil terus bermain di kubangan tersebut.
Menikmati waktunya sendiri, bocah ini malah sukses mengundang tawa dari ibunya saat dirinya tersenyum.
Aksi kocak bocah yang diunggah @taufikstark_ ini lalu mendapat komentar beragam dari warganet. Ada-ada saja ya kelakuan bocah di negara berkembang.
Baca Juga: Jadi Tak Seram , Pawai Kuntilanak dan Pocong Ini Viral di Twitter
''Ya Allah. udah kaya kecelup chocolatos :(('' komentar @chandravaii.
''Itu kalo lubang bo'ol nya kemasukan cacing gimana :(('' tulis netizen dengan akun @ppuffxx.
''Ya allah dek itu badan udah kyk gerabah tanah merah semua, untung ga dijemur emak lu :')'' komentar @LilBusanGirl.
Sejak diunggah pada Rabu (23/01/2019), video bocah yang asik main lumpur ini sudah ditonton oleh 223 ribu viewers dan mendapat 6.612 retweets dan 810 balasan.
HiTekno.com/Amelia Prisilia
Berita Terkait
-
Viral Lamaran Cowok Bawa Mobil Honda HR-V dan Motor PCX hingga Kerbau Besar, Netizen Kepo: Pakai Amalan Apa Neng?
-
Rela Antre 2 Jam di Tengah Salju Demi Beli Kue Oliebollen di Belanda, Saat Dapat: Ternyata Cuma Odading
-
Arti Kata STSBKK yang Viral di Twitter, Ini Makna Singkatan dan Penggunaan Istilah Bahasa Gaulnya
-
Pengantin Baru Ngeluh Hidup Tak Bahagia, Ternyata Punya Banyak Hutang Karena Pesta Pernikahan Terlalu Mewah
-
Beredar Foto Wanita Salat Berjamaah, Publik Malah Kesal Lihat Perpaduan Mukena yang Dipakai
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara
-
Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah
-
Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie